04 Desember 2013

Kini dengarkanlah

Mengapa kita ditemukan
Dan akhirnya dipisahkan

Mungkinkah menguji kesetiaan
Kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan

Kini dengarkanlah dendangan lagu tanda ingatanku
Kepadamu teman agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu

Kenangan bersamamu
Tak kan terlupa walau badai datang melanda walau bercerai jasad dan nyawa


_brother_

Kami melantunkannya tadi, ketika gathering wisma
Ada yang nangis ( kar rizki dong...) lagi nyanyi, heuheu.

Time flies so fast!
Rasanya ( klasik banget) baru kemaren ngegeret 1 koper item kecil andalan ke jalan Betawi no 4, rasanya baru kemaren berasa takjub dengar cerita kakak2 koas ( semasa itu kak dati).
Rasanya baru kemarin mengayuh sepeda masuk kuliah jam 7 pulang jam 10.
Rasanya dulu pipi saya tidak sebesar ini . #ups udah stop stop.


Oik iceeee, besok mini cex.

Eh iya ya?
Oh ok, kami lagi melow, tapi tetap fresh liat adek2 baru, kayaknya masa depan mereka lebih cerah daripada kami, we hope so :)


Saya benci perpisahan sebenarnya.

Tidak ada komentar:

tweets

temen-temen

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget