30 Oktober 2013

Menulis, berbagi

Bagi saya, menulis itu melegakan pikiran, mengejakan apa yang lagi lompat-lompat di kepala, jadinya dia diikat-diramu jadi untaian kalimat sambung menyambung, menuliskan sejarah, yaa setidaknya sejarah bahwa kita pernah memikirkan dan atau mengalami hal itu, hehe, sesimpel itu.


Dan berbagi, setiap orang memiliki kadar keterbukaan tertentu, ada yang sangat pemurah hati sekali yang mau repot membagikan ilmunya, pengalamannya, ada yang dengan keterpaksaan baru mau..
Ya..pilihan masing2 sih, ga ada yang maksa juga :D


Bagi saya, menulis dan membaca itu sama menyenangkannya, selama itu bukan keterpaksaan (teteeep)


Sebulanan ini lah, baru gabung di web komunitas, yang membahas agak gimanaa gitu, ahem, haha..
Sila join ; sekolahpernikahan.ning.com
Hihihi, saya selalu diketawain kalo ketauan lagi buka web itu, padahal ya..padahal yang ngetawain jg pengen baca, bwahaha.
Singkat kata, disana user nya dari beragam kalangan , beragam umur (jelas saja anak2 dan lansia-err mgkn sj- tdk masuk), bisa sdh menikah atau blm atau sdh bercerai, dan asiknya kita bisa posting tulisan kita sndiri dan akan di broadcast ke email user tiap harinya.
Buanyaaak banget tulisan2 keren dari sana, bukan hanya tulisan dari pak kepsek dan bu kepsek sekolah itu .
Anyway, semua butuh persiapan.
Semua butuh ilmu qabla amal.
Ini bkn (sekedar) kode utk kamu nunjuk2 "aaa...si ce mau nikah ni.."
"lah, emangnya kamu ngga?" *angkat alis kanan tinggi2 berkali2


Mari menulis, mari berbagi. Tentang apapun itu. Jadilah bermanfaat

27 Oktober 2013

hujan lebat

hujan malam ini mencurah dengan semua muatan isi titik-titik airnya

menderu
saling bertabrakan diatas atap-atap, di sela dahan pohon, mencium tanah, berlari bersama aliran sungai, menyiptakan riak di lautan.

hujan malam ini deras.
meski entah ini hujan deras kesekian miliar kalinya di tanah kami ini.

hei, bersyukur sekali berhangat-hangat dibawah selimut, terlindung atap.
tapi..ya tapi..
bagaimanakah dengan mereka, yang meringkuk di jalanan.
bagaimanakah keluarga penunggu pasien di rumah sakit yang kena tempias hujan.
gigilannya terasa sampai disini T.T

18 Oktober 2013

alfin



ia dilahirkan nyaris tiga tahun silam, SC, kepalanya gede, haha.
saya mengenalnya baru sepuluhan bulan ini, bermula dari malam itu ketika ngunjungin rumah anduang dan Apa sengaja membelikan duku untuknya yang selalu hafal dengan derum mobil Apa dan itu tandanya akan ada makanan sebagai oleh-oleh. dia malam itu belum tidur, masih mengejar-ngejar serangga, antara geli dan takut.
saya hanya menyapa sesekali.
"hai alvin" :)

berlanjut dengan pertemuan-pertemuan berikutnya, dan berikutnya, ketika pada akhirnya kami ditakdirkan hidup bersama (heleh). ia menyenangkan, sungguh menggemaskan, walau sering sekali bikin ulah yang bikin pusing umminya. untuk saya anteng2 aja, ia cendrung bikin masalah utk menarik perhatian umminya.

well, dia anak yang cepat belajar. kognisi nya mantap.
apaaaapun itu.
dari teknologi, dari ucapan, dari ekspresi.
sughoi.

dia orangnya gemesan, manggaritih nyo kalau sadang suko tu.
dan punya senyuman yang menggoda sekali.
haha.

dia sering histeris kalau liat pemeran di tv yang pakai jilbab, apalagi kalau ada yg sedang ditindas, dimarah2i ;
"mput kakak..mput kakak"
huhuhu terharu kakak pin, kamu ingat kakak..
tapi kalo lagi di telfon dia malah jual mahal, ga mau ngomong
"pin main mi, pin main"
heu heu...

kemaren dia menunjukkan rasa sayangnya dengan mengecup kakaknya ini di pipi kanan, di pipi kiri, di bibir dan di dahi.
sumpah, dia jadi ganteng 100%.
:-*

tapi abis itu saya memberikan dadah-an yang bikin dia sadar akan ditinggalkan dan nangis ngamuk2.
well, kamu membalasnya dengan buruk ce.

13 Oktober 2013

Sekadarnya

Cintai sesuatu sekadarnya.
Benci sesuatu sekadarnya.

Selalunya kita yang memberikan pupuk super itu, menyuburkannya dengan pesat atau malah mencerabutnya dengan tega.


Sekadarnya. Sekadarnya. Sekadarnya.

Koass zombie

Tadi hari terakhir kami bersama di satu siklus.
Menyelesaikan forensik dg mulusnya.

I'll miss you guys.
Indeed kalian semua orang yang menyebalkan dan menyenangkan.

Keterlambatan kita yudisium menyebabkan kita berkumpul bersama, dan keenam kita selalu sama kecuali 2 bulan jiwa-neuro.

Well, sebut saja namanya Dilla Amilia, atau ayak.
Si cerewet 1.
Si ontime 1.
Si pinter ...er... Nomor berapa yak? Hahaha
Teman seperjuangan saya di kelp pertama di obgyn diantara 07 lainnya ( bg leo dan bg huki), dan kemudian terdampar di surga painan. Di mata berpisah, di bedah ketemu lagi (disengajakanlah haha) di kelp yang sama, dan ke daerah yg sama, pariaman. Di tht berpisah, di radio bersama lagi berebutan main tab nya pijal mulai dari bedah hingga radio, setelah itu bosan. Di kulit bersama lagiii, merasakan pahitnya hidup, heleh. Di PH juga bersama, sarapan lotek puskemas pauh bersama. Di interne berpisah, di neuro bersama tapi tak sedaerah, di jiwa bersamaaa, dan aya yg jadi ketua, ahem!, dan selalu saya bikin kesal, hihi. Di anak berpisah, di anestesi tak pernah sedinas, di forensik, ndak ada lagi.
Rekor lah ini, benar2 teman seperjuangan, dan lebih bnyk berjuangnya ya si aya, menghadapi menyebalkannya saya. Haha.
Ce pastikan : ce pasti akan merindukan aya!


Thesa aryanti, tecung.
Jodoh kaliiiii lah saya sama anak satu ni, ndak ada doa penolak jodoh do?
Kuliah bareng, yudisium bermasalah bareng, koas bareng.
Dan yah, dengan orang inilah saya sering bermasalah, dengan orang inilah emosi saya sering tersulut, tapi ya efek jodoh itu tadi, dengan mudah pula saya melupakan itu, dengan mudah pula kami berbaikan lagi, tak terhitung berapa kali kami sebal2an, bahkan nangis2 (tanpa an), tak terhitung pula jalan bersama, bermaota bersama tentang apa saja.
Di obgyn berbeda kelompok, di mata berbeda, di tht berbeda, di bedah sama, di kulit sama, di PH beda, di interne sama tapi tak sedaerah, di neuro sama, di jiwa sama, di anak beda, di anes cuma sekali dinas bersama, di forensik sama.
Um yah, saya ambivalen terhadap kamu cha. Saya akui itu.

Syukri alhamda, cuki cungkring.
Koassulen kami, chief!
Orang lasi yang merasa paling keren se-lasi.
Orang pede yang mengandalkan nasibnya untuk jadi dokter.
Orang ngaco dengan petatah petitihnya.
Sepatutnya harus dilestarikan.
Di obgyn-mata-bedah-tht beda, di kulit sama, di PH beda, di interne sama, di neuro-jiwa sama, di anak dia ketuanya broo, di anes beberapa kali dinas bersama, di forensik bersama.
Untuk kerjaan koas2 dia rajin, untuk belajar : tidak, terimakasih.

Moh nor faizal a.k.a pijal a.k.a cino.
Berrggh orang paling menyebalkan sekota padang.
Indak sanang hati kalau indak manggaduah urang do, sia se tu.
Tapi selalu memasok kacang tojin ni pis untuk saya. Haha.
Yang katanya mau diet, tapi entah kapan. Entah kapan. Saya ragu.
Yang belum berani purpose ke papanya Dalila, hahahahaha.
Apapun pijal, kamu lebih cino daripada saya. Dan kalau macam2 di neuro : kamu mati!.
Kelp2 nya sama lah kyk dg syukri.

Ooo jusssstin darren raj, jusstin duren.
Yang harus bersin tiap pagi.
Yang harus telat tiap pagi, saingan berat saya.
Yang harus pulang paling awal kecuali bersama tharshi.
Yang harus malas dalam segala hal.
Yang selalu ada yang perlu ditertawakan dari justin. Haha,kamu bikin saya sehat bro.
Semoga pasien2 kamu selamat bro.
Well, kelompok2 nya jg sama dg syukri pijal. Kecuali tht, kami bersama.
Dan dia teman ujian saya di interne yg fenomenal, tergopoh2 menghadap bapak dg kaos kaki terpasang sebelah dan celana sobek.
Hal yang terpenting adalah dia tidak pernah nampak sedih, entah dimana disembunyikan itu.


Teman, terimakasih banyak sudah mengasuh saya dalam 2 thn ini.
Saya tau saya banyak salah. Saya tau saya menyebalkan. Saya tau saya banyak hutang.
Dimaafkan saja yaaa (ahahaha maunya).

Tetap semangat teman.
Apapun yg terjadi, tetap percaya, yang terbaik yang kita lakukan,yang terbaik juga yang datang kpd kita.


Selamat aya, thesa, syukri, semoga kalian lulus semua.
Doakan kami segera menyusul.
As soon as possible.

:))


Koas ga berwarna tanpa kalian.

10 Oktober 2013

Neuro, ma'wo

InsyaAllah akan ada hikmahnya

Saya kembali ke tempat itu, tempat yang sesungguhnya saya hindari karna membangkitkan kenangan lama yang mendalam.

Masih terasa suramnya malam itu, masih terasa kalutnya malam itu.

Ada ma'wo disana, menjalani hari-hari terakhirnya dengan kami yang masih terus berharap akan ada keajaiban.
Masih berharap...

Saya tahu, saya harus lebih all out disana, mengenyahkan hambatan2 itu, menyingkirkan kenangan2 buruk yang membuat kebahagiaan saya terserap.


Neuro, saya kembali lagi.
Untuk menjemput ilmu yang lebih banyak lagi.
Untuk pasien saya kelak. Untuk jalan jihad ini.
Aamiin

07 Oktober 2013

Akhlak akhlak akhlak akhlak

*Sajak diri sendiri
Kita boleh benci kepada orang lain
Boleh. Karena kita ini manusia, hal
itu lumrah saja
Tapi sungguh, bencilah kepada:
kenapa perasaan benci itu harus
muncul
Menghiasi hati kita yang sebelumnya
bersih dan tenteram
Kita boleh sedih karena orang lain
Boleh. Karena kita ini manusia, hal
itu biasa saja
Tapi Kawan, sedihlah kepada: kenapa
perasaan sedih itu harus datang
Hinggap di hati kita yang
sebelumnya damai nan lengang
Kita boleh putus asa, kecewa kepada
orang lain
Boleh. Karena kita ini manusia,
tempatnya hal2 demikian
Tapi aduhai, kecewlah kepada:
kenapa perasaan putus asa, kecewa
itu harus muncul
Hadir di hati kita yang sebelumnya
selalu riang dan semangat
Sungguh,
Mengurus diri sendiri adalah
pekerjaan panjang
Barangsiapa yang sibuk berlatih,
maka dia akan menemukan
Titik ketika dia menyayangi
saudaranya sendiri,
Persis seperti menyayangi dirinya
sendiri
Dan itulah wasiat seseorang yang
akhlaknya begitu mulia
Yang bahkan meski kita tidak
berjumpa
Kita menangis mengingatnya.

*Tere Liye

05 Oktober 2013

home home home home home home

"wanna go home frequently, cause
someday I'll stealed from my
parent and come back home to
my other house"

nyomot quote ngasal.

benar2 ingin pulang disaat menjadi tahanan kota.

haha, pas disuruh2 pulang berat kaki ( lebih beratnya pas balik lagi ), tapi pas ga bisa pulang..
beginilah.. :'(

03 Oktober 2013

resep donat



repost dari ricke-ordinarykitchen.blogspot.com


Bahan A:
850 gram terigu protein tinggi (Cakra
Kembar) atau terigu Jepang (Komachi),
klo pake Komachi jadi lebih mirip sama
JCo :)
11 gram ragi instant
10 gram garam
600 ml air (klo pake terigu Cakra airnya
dikurangi sebanyak 75-100 ml yah)
Bahan B:
200 gram terigu protein tinggi (Cakra
Kembar) atau terigu Jepang (Komachi)
10 gram garam
60 gram susu bubuk full cream
100 gram telur (tanpa kulit yah)
125 gram mentega putih (shortening)
Cara membuat:
1. Aduk bahan A sampai rata, istirahatkan
selama 90 menit dalam wadah tertutup.
Jadikan bahan biang.
2. Campur bahan B sampai rata,
kemudian campur dengan bahan A. Uleni
sampai kalis dan licin. Lebih kurang 10
menit (beda-beda waktunya tergantung
cara menguleni, yg penting sampe kalis
yah). Istirahatkan dalam wadah tertutup
selama 15 menit.
3. Gilas tipis adonan setebal kurang lebih
1 cm, diamkan 10 menit. Cetak dengan
cetakan bentuk donat, diamkan lagi 10
menit.
4. Goreng dalam minyak padat yg telah
dipanaskan dengan api kecil saja sampai
kuning kecoklatan (balik sekali saja).
5. Angkat, tiriskan dan dinginkan. Beri
topping sesuai selera.
Notes:
- Adonannya memang agak lembek, jadi
menguleninya lebih sabar yah agar
adonan jadi kalis dan mulus.
- Saat menggilas, taburi alas gilas
dengan tepung agak adonan tidak
lengket. Begitu juga dengan cetakan
donatnya taburi dengan terigu.
- Donat yg telah dicetak letakkan dalam
loyang tipis yg ditaburi terigu atau dialasi
kertas roti.
- Menggoreng donat lebih bagus dengan
minyak padat agar hasil donatnya tidak
menyerap banyak minyak. Jika tidak ada
bisa menggunakan minyak goreng biasa
yang ditambahkan mentega putih sekitar
1 sendok makan. Goreng dengan api kecil
saja dan balik 1 kali saja.


utk topping coklat siram :
cairkan coklat batang diatas kukusan, kalau kurang encer tambahkan 1sdt mentega, oles dengan kuas atau sendok (ini tdk lbh mulus hasilnya)

selamat mencoba

temporary temparement

Orang lain tidak dapat membuat
kita sedih, kecewa, atau marah,
sampailah kita mengizinkan itu
terjadi...
Beneran, kita-lah yang memutuskan
untuk sedih atau tetap bahagia.
Bukan orang lain. Maka kendalikan
perasaan kita, bukan dikendalikan...
Siaaaaaap?
-ippho santosa-

beneranlah, akhir2 ini mulai susah mengendalikan itu, membiarkan setan2 berpestapora di kepala.
well, sebenernya ga penting untuk memikirkan yang jelek, toh saya juga ga tau apa yang ada di pikiran orang itu.
berusaha menekan rasa sebal itu, berusaha mengabaikan sajaaaa..

arrghh, terimalah ce, ia berbeda.
hadapi dg kepala lapang, hati jauh dari prasangka dan rasa sebal.

Allah, hati saya lagi ga baik.
tolong perbaiki ya Allah. (childish sekali berdoa di blog :p )

*menarik nafas dalam, menghembuskan perlahan

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget