23 Desember 2009

Ibu, senyummu mengalihkan duniaku

Tuesday, December 22, 2009,2:57pm

Hari ini, hari ibu

Ya

Aku ingat itu

Tapi belum kudengar lagi merdunya suara ibuku

***ga formil lagi MODE:ON***

Entah karna ke-sotoy-an hp c ni, atau yg punya kah? Hehehe, dia tewas dari semalam, dan pas udah bernyawa, terlintaslah bwt nelpon Ama, tapi…

Ga di angkat

The number u r calling is not active or out of covered area

Huhuhu… pengen ngucapin selamat hari ibu….(jangan omdo c..jangan omdo…buktiin baktimu)


 

Orang bisa dengan untaian kata2 indah memuji ibunya setinggi langit

Memuji perjuangannya

Memuji kasih sayangnya

Memuji pengertiannya

Memuji segalanya

Betapa mulianya menjadi seorang ibu


 

Tapi,bolehkah c bercerita tentang suatu siklus perbuatan…

Siapa menanam , dia yang menuai

Banyak ibu di dunia ini yang dimuliakan anaknya

Diperhatikan segala kebutuhannya, apalagi jika sudah menginjak usia senjanya

Tapi jangan salah

Tak sedikit juga yang terabaikan

Apakah memang sudah banyak follower dari Malin Kundang (sejak kapan dia punya Twitter atau Blogger account ??hehehe)?

Yang menjadi kacang lupa kulitnya…

Tak lagi ingat ibunya

Tapi pernah kita menelaah, kalo setiap kejadian yang menimpa diri seseorang, tidakkah mungkin itu juga karna perbuatannya?

Siapa yang bisa memastikan kalo dulunya sang ibu tersebut juga ternyata kerap mengabaikan orang tuanya, terutama ibu

Siapa yang bisa memastikan kalo dulunya sang ibu selalu ikhlas membantunya ibunya dalam segala hal?


 

Merinding c membayangkan gimana kalo hukum karma itu berlaku, tak putus2nya

Jika sekarang banyak ibu2 yang terbaikan karna memang dia dulu juga mengabaikan ibunya

Bagaimanakah nasib anaknya yang meneladani beliau yang tentunya akan berakibat sangat menyedihkan bagi dirinya

Anak itu akan mengabaikan ibunya, karna ibunya mengabaikan neneknya

Terabaikan…karna dulu mengabaikan….(jangan…..jangan…jangan sampai selalu terulang!)

Astaghfirullah….

Kelak, insyaAllah c juga akan menjadi seorang ibu

Entahlah bisa c meneladani para ibu-ibu yang luar biasa seperti ibunda Siti Hawa, ibunda Maryam, ibunda Khadijah, Ibunda Fatimah, ibunda para hafiz dan hafizah, ibunda Azriati….

Entahlah balasan apa yang c akan terima dari semua kesalahan yang terkadang tak kuasa mengontrolnya


 

Yang jelas, sekarang lakukan yang terbaik

Yang jelas, hormati beliau dengan sepenuh hatimu

Yang jelas, teladani segala kebaikannya

Yang jelas, tegur dengan ahsan jika beliau khilaf (ah..ini paling susah)

Yang jelas, jadilah anak yang sholehah dulu c…. biar bisa terus memberikan hadiah untuknya

Yang jelas, cintai beliau apa adanya, ya apa adanya, tak boleh ada tuntutan, tak boleh


 

Ingin kuteriakkan pada dunia..

"Ama,c mencintaimu karna ALLAH,kan c persembahkan dunia demi senyummu"


 


 

*di atas karpet pink, di depan kipas angin, sambil menahan bulir2 panas itu tak luruh….jangan jadi malin kundang c…jangan jadi malin kundang c….

2 komentar:

melia mengatakan...

sebelum semuanya terlambat..
snantiasa berbakti padanya..
berikan senyuman terindah, ciptakan kehangatan dengannya, banggakan ia akan prestasi kita, hadirkan ia dalam do'a2 di tahajud kita..

meski tak akan mampu membalas jasanya

curahkan cinta tulus untuk mama..

ice mengatakan...

sebelum semua terlambat
hiks..hiks...ngena bgt kak..

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget