08 Januari 2011

Lampu merah mati

Rabu yang kelam (ga becanda loh, emang mendung)

Naik angkot ijo dr limau manis, mau pulang

Hari ujan

Untung ketemu payung ce di sekre (apadeh)


 

Ok to the point.

(lebih parah dari ini...)

Kami terjebak disimpang empat ketaping yang ada gerbang menuju Unand itu loh. Bener2 terjebak, didepan angkot ada mobil melintang ingin maju kearah horizontal kami, disebelah mobil itu ada truk juga yang mau belok kearah horizontal kami tapi berlawanan arah dengan yang tadi. Mau mundur? Udah panjang juga mobil yang antri. Bahkan motor pun ga bisa lewat. Bisa ditebak aja sih, ni pasti gara2 lampu merahnya mati, tapi kemana sang polantas? Udah limabelas menit keadaan nge-stuck begitu2 aja.mengular panjang bercabang empat mobil2 yang ngantri di kemacetan itu.

Klakson2 putus asa dan marah karna terlambat nyampe rumah atau kejar setorannya terganggu mulai bersahut2an.


 

Fiuu.. belum ada yang inisiatif

Mana bisa kayak gini mulu,kapan kebuka jalannya?

Pernah ce dulu juga pernah terjebak macet ditempat yang sama

Tapi bukan karna lampu merahnya

Tapi karna gempa, dan itu prampatan yang menuju jalur evakuasi, maka macetlah.

Dan kami untung saja tidak terlalu sabar untuk menunggu sang polantas turun tangan, tapi kami turun angkot dan berlari menerobos kemacetan diantara motor dan mobil yang menggerung marah.


 


 

Kali kedua kemaren, mujur saja ada yang berusaha menyelesaikan masalah dengan tangannya, bukan untuk berkelahi sih, tapi ngarah2in mobil, ngatur mana yang duluan mana yang bsabar.

Eng ing eng

Sedikit demi sedikit kemandekan itu mulai terlerai (bahasa apa sih ce?ngaco)

Huff.. lega..


 

Tapi…

Tapi…

Kok kami belum bergerak juga ya?

Hmm.. terlalu ruwet kemacetan yang terjadi, dan kami dapat giliran untuk bersabar dan berkesempatan melihat sang polantas akhirnya datang (seperti layaknya di film2 india, polisi itu datangnya udah mau ending nya, setelah yang seru-seruannya abis, hehe)


 

yg c dapat dan diolah oleh otak ce ;

Pemimpin itu sangat krusial perannya, kayak abang2 yang berinisiatif mengatur kemacetan tadi, walo dia ga punya peluit, walo dia bukan salah satu sopir2 yang tak tahan lagi itu, tapi bergerak untuk berusaha memecahkan masalah.

Listrik itu juga penting (nah lho?), iya.. ternyata di daerah sana lagi mati lampu. Tapi ce ga tau pasti sih apakah aliran listrik traffic light itu sama dengan rumah2 deket situ?? Ada yang tau??

Oia, saat2 momen kayak gitu jangan manas2in suasana deh, udah tau macet total, pake klakson2 ga jelas lagi.

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget