11 Januari 2011

FSKI In My Paradigm

In the name of Allah , Most gracious Most Merciful

Dengan senantiasa mengaharapkan ridhoNya maka saya mulai menuliskan hal yang saya ketahui tentang FSKI, FULDFK dan eksistensi dakwah kampus yang saya rasakan aromanya dalam 2 tahun di kampus FK tercinta.

FSKI, yesterday, now and tomorrow

23 tahun yang lalu dirintislah lembaga yang menghimpun para insan muda yang bergerak ke arah kebaikan dan turut serta mengajak insan yang lain untuk sama melangkah menuju jalanNya. FSKI, meski saat itu saya belum ada, bahkan belum melihat dunia, tetapi semangat yang membuncah ketika akhirnya lembaga dakwah ini berhasil terwujud juga dapat saya bayangkan dan resapi. Layaknya sebuah organisasi yang memiliki struktural, manajemen, dan kegiatan-kegiatan yang tak hanya mengasah kemampuan mahasiswa untuk bersosialisasi dan berorganisasi tetapi juga melakukan tugas kita sebagai hambaNya yang lain yaitu berdakwah. Dalam sekilas pandang saya ke belakang FSKI dari dulu hingga sekarang masih dalam koridor utamanya dan tak juga melupakan aspek yang lain seperti pengabdian kepada masyarakat dan mensupport perbaikan yang intens untuk ruhiyah dan akademik mahasiswa, tentunya bukan hanya untuk pengurus harian lembaga ini saja , bukan hanya menyentuh kepada mahasiswa FK secara lingkup sempit dan eksklusif.

Roda terus berputar, ada masa dimana kita berada di atas dan di bawah, ada kalanya roda itu terantuk bebatuan runcing yang menggoncangkan, namun juga tak mustahil untuk menemukan jalannya yang licin dan mudah dilalui, pun begitu dengan FSKI sekarang, sebagai sebuah organisasi yang sudah termasuk senior di lingkungan FKUA ini, banyak rintangan tetapi juga tak jarang Allah langsung memberikan hadiah atas keberhasilan melewatinya dengan nikmat ukhuwah islamiyah yang indah, dengan kekuatan ruhiyah untuk menghadapi rintangan-rintangan berikutnya, ah jangan sebut rintangan, tetapi itu tantangan.

Esok, entah apa yang akan terjadi … namun Allah selalu memberikan harapan baru disetiap pagi baru, untuk terus memperbaiki diri, untuk terus mempersembahkan yang terbaik. Kedepannya selayaknya FSKI bukan hanya intens berkontribusi dalam lingkungan kampus ini saja, namun juga kepada masyarakat luas hingga dunia internasional, ah ya tentunya dengan keberhasilan demi keberhasilan dalam mencetak da'i dan da'iyah yang semangat, dekat dan bersahabat.

FSKI di FK UA

    Sepertinya lingkungan FKUA cukup homogen, homogen maksud saya dalam pergerakannya, untuk lembaga-lembaga dakwah kampus di beberapa universitas di kota besar terkadang keheterogenan pergerakan membuat riak-riak kecil dalam lembaga dakwah, namun jika sudah bijak menikmati perbedaan maka hal itu tak jadi masalah. Lingkungan FK sekarang sudah sangat kondusif saya rasa untuk pertumbuhan lembaga dakwah ini, tergantung para penggerak dakwahnya yang bermain cantik untuk merangkul hati-hati baru untuk sama-sama berjuang di jalan dakwah ini hingga FSKI dapat mengapai impiannya , harmonisasi menuju FKUA islami untuk meraih ridho Allah.

    Apakah eksistensi FSKI dirasakan oleh mahasiswa FKUA? tak perlu ditanya, jawabnya pasti ada. Tetapi untuk keseluruhan civitas akademika sudahkah? Sepertinya belum. Ta'lim kita masih terpisah antara dosen dan mahasiswa, belum ada buka bersama seluruh FK yang mungkin saja bisa difasilitasi oleh FSKI, pada Ramadhan di Kampus pun yang akan mengikutinya pun orangnya 'itu-itu' saja, orang-orang yang notabene memang sudah selayaknya memeriahkan acara tersebut yaitu panitia dan mantan panitia Radius (entahlah apakah ada jabatan sepeti ini). Mungkin kedepannya perlu suatu gebrakan ke arah sana, melayani sebelum mengarahkan, mengikat hati sebelum menjelaskan; itulah salah satu prinsip dalam dakwah yang harus terinternalisasi dengan baik pada FSKI

FSKI dan FULDFK

    Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran, tak ayal wadah ini dapat menyambungkan FSKI dengan LDK serupa di seluruh Indonesia, tentunya agar terwujudnya akselerasi dakwah nasional, satu lidi akan mudah dipatahkan dari pada kumpulan lidi-lidi lain yang dihimpun dalam satu ikatan. Koordinasi yang baik antar wilayah akan lebih memudahkan saling berbagi pengalaman dan solusi dimana permasalahan LDK yang bervariasi hingga memperluas jaringan baik secara temu langsung di acara nasional maupun wilayah maupun secara networking melalui dunia maya yang sangat memudahkan akses komunikasi. Dalam kacamata saya, FSKI pada FULDFK sudah 'dianggap', diamanahkannya Benny Antama Syant (Pend. Dokter FKUA 2007) sebagai Koord. FULDFK Wil. I dan dipercayakannya acara besar ANTIBIOTIC VI di FKUA sudah menjawab semuanya, dan semoga kedepan FSKI bisa lebih berkontribusi di sana dan bargaining power kita semakin kuat.

Apa kontribusi saya di FSKI?

    Kontribusi ? apakah itu harus yang terlihat dan tercantum didalam sertifikat? Sepertinya tidak sesempit itu. Maka saya kembali memikirkan apa yang telah saya perbuat untuk FSKI? Ya, jujur saja tak banyak, saya bukan pengurus harian FSKI , hanya pernah menjadi bagian dari BO Dawa' FSKI, dan hanya menjadi panitia untuk satu-dua kegiatan saja dari FSKI, tapi jika saya ingin membela diri, saya punya alasan untuk itu semua itu. Namun terlepas dari semua itu saya tetap merasakan saya ini bagian dari keluarga besar FSKI, keluarga yang sama-sama berjuang dijalan dakwah ini, meski tidak melulu kita bersama, maka dukungan penuh untuk setiap kegiatan FSKI akan saya berikan tanpa syarat.

My expectation for FSKI

    Wow, untuk harapan…., banyak sekali…

    Singkatnya saja saya ingin FSKI benar-benar berkomitmen untuk menjalankan FSKI yang semangat, dekat, dan bersahabat. Itu bukan hal yang mudah, semudah melafazkannya.

    Semoga FSKI benar-benar semangat dalam melakukan visi-misi serta prokernya, bukan hanya semangat di awal, dan bisa juga menyemangati kader-kadernya yang kelelahan, kelelahan dengan rentetan amanah yang ia sendiri tak sanggup lagi memikulnya jika tak disemangati, tidak semua mereka memiliki pondasi ruhiyah yang kokoh, hingga sangat disayangkan jika mereka mundur dan dituduh menjadi 'yang berguguran di jalan dakwah', itu juga merupakan tanggungjawab FSKI. Berat bukan? Tapi itu tak mustahil jika kita besinergi bersama.

    Dekat, tak ada lagi hal yang terindah jika ukhuwah kita dengan sesama saudara seiman dapat diperat dalam jalan dakwah yang menjanjikan kemenangan ini, semoga Allah merahmati.

    Bersahabat, pelangi tak akan indah kita hanya satu warna saja, keberagaman pergerakan tak selayaknya menjadi hijab antar ADK, perbedaan peran sebagai mahasiswa dan cleaning service bukan berarti mendapatkan 'pelayanan' berbeda dari FSKI.

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget