29 Mei 2010

Sahabat sejati

Kubiar kalam berbicara

Mengurai maksud nya di jiwa

Agar mudah ku mengerti yang terjadi

Sudah suratan Ilahi


 

Kubiar lidah menulis

Meluahkan hasrat di hati

Moga terubat segala keresahan di jiwa

Yang mana kuingini


 

Aku tidak akan berdaya

Tlah melukai hatimu

Semua sudah suratan hidupku

Kasih yang lama terjalin berderai bagaikan kaca

Oh teman maafkanlah diriku


 

*Oh tuhan

Tunjukkanku jalan

Untuk menempuh dugaan saat ini

Teman maafkanlah jika ku melukaimu

Moga ikatan ukhuwah yang dibina

Ke akhirnya


 

Aku tidak kan berdaya

Menahan ibanya rasa

Kau pergi meninggalkan diriku

entahlah apa yang terjadi

Usah kau kesali

Mungkin ada rahmat yang tersembunyi


 

Back to *


 

By : Unic

Dedicated for my sist, my best friend

Terlalu banyak konflik yang ce picu, dan pengecutnya ce, ce ga mampu memperbaikinya

Maaf…

2 komentar:

Bengkel Sehat mengatakan...

Sahabat Sejati, dimanapun kau dibutuhkan, kau selalu ada disini...

micelia amalia sari mengatakan...

yeah, i'll beside u 4eva

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget