16 Maret 2010

Memelihara asa

Hariku kian berlalu seiring sang waktu

Memupuk asa, merintis mimpi

Menapaki tiap detik aliran nadi ini


 

Ku tabung sedikit demi sedikit semangat

Agar tak kalah dengan maut yang merapat


 

Kemudian di satu titik, asaku menipis dipupus dilemma

Belenggu bebanku menggerogoti segala angan


 

Harapku, kan masih ada detik-detik hidup untukku

Biar ku rengkuh

Biar ku raup lagi semua asaku


 


 

Well, puisi ni pernah dimuat di P'Mais Padang Ekspres, itu pun nulisnya ogah2an di kelas waktu itu, ngga ada ide yang cespleng datang disaat diharapkan, tapi ce Cuma ngembangin sebuah judul artikel yang dibuat mak Edi ce di Koran waktu itu 'Memelihara Asa', beliau cerita mengenai keadaan Indonesia kini, so, ngga ada korelasinya sama sekali dengan puisi ce, ce Cuma iseng bikin puisi dengan judul itu saja, eh, ga nyangka, dengan puisi (yang ce rasa, belum bisa disebut puisi, belum artistic) itu ce bisa dapet nilai Bahasa Indonesia 94 di rapor, yatta, senangnya hatiku ^__^ hu..hu..hu…

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget