09 Juni 2009

let it be

Biarkan…
Biarkan tangan ini berkata-kata
Hingga kata kehilangan makna

Biarkan…
Biarkan nalar ini kian menjalar
Menelaah, menelisik
memuaskan ingin tahu yang menggebu
mencicip hitam putih kebenaran

biarkan…
gaung itu berbisik padaku
menyampaikan segala hal yang menembus labirin dengarku
menyuarakan harap, sendu dan hal yang mengetuk nurani

biarkan..
hati ini menggaduh
menumpahruahkan aspirasinya
melangkah dengan prerogatifnya
tanpa paksaan sama sekali
biarkan ia memandu kemana pun menapak
biarkan ia menyeleksi torehan perbuatan ini
biarkan ia menimbang olahan logika itu
dan biarkan ia menyimak sebenar-benar kata hatinya yang terdalam
sebab bisa jadi ejawantahan cinta atau malah hal abstrak tak bermakna…

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget