22 Desember 2012

Cubit

22tahun umur saya
Gaek memang
Tapi kenapa masih ada yang berani cubit pipi saya?

Ga sekali dua kali
Sering

Mereka ga tau ya kalo dicubit itu sakit?
Hei bayi2 dan balita2, saya tau penderitaan kalian, saya janji tidak cubit kalian *wajahserius

Hahaha
Si pipi , kasian dia, ga punya salah, ga nakal tapi dicubit juga.


"hei michel, makin temok saja" frau Nela said dan dg gemasnya mencubit pipi saya. Saya pasrah. Mana mungkin jadi murid durhaka.

" icee, saya gemas liat kamu" kak sari said, dan ini berulang kali tiap ketemu, maka saya harus pakai cadar.

"ih, akak ko" yuni said, dan dg sekuat tenaga mencubit saya, dan tentu saya tak rela setengah hidup.

"kak, ciek harapan in pas sobok ko nyoh, nyubik pipi kak" intan said. What's the hell going on? Dan dia berhasil. Ya Allah, kabulkanlah do'a hamba yang terdzalimi inih

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget