20 Desember 2012

Cinta

Demikianlah
Saya tak mengerti sepenuhnya
Kenapa mereka bisa tak merasai cinta
Bukankah mereka tumbuh bersama?
Saling berebut makanan, saling sikut saat dimarahi ayah ibu, saling menertawai
Tak ada sisakah?

Tak ada do'a kebaikan yang disebut-sebut?
Tak ada pilah pilih kata yang tak menghujam?
Cinta
Ah, haruskah benci yang mengambil alih
Toh seharusnya luka itu tak memupus jalan pulang ke rumah

Langit semakin senja
Rumah pun belum lagi terjumpa senyum dengan gurat tua namun bahagia

Hidup di dunia hanya garis lurus yang akan dibatasi sebuah kotak
Aduh, sia-sia sekali jika sepanjang itu tanpa cinta.

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget