19 Juli 2014

Menabung rindu

Kamu akan merasakan betapa berartinya sesuatu yg kamu miliki ketika tidak menemukan sesuatu itu di sisimu.

Yap, benar banget
Meskipun udah tau sebenarnya akan berat untuk berpisah, namun ketika harinya sudah datang, harus mengikhlaskan, harus menegarkan diri.
Berusaha memenangkan diri bahwa ini hanya untuk sementara, bahwa ini untuk kebaikan kami berdua dan berusaha menepis kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi.

Menabung rindu hari demi hari memang membuat dada sesak, tapi sekaligus melegakan, bahwa ternyata kami telah merasakan karunia Allah yaitu perasaan yang sangat berharga; saling menyayangi, meskipun usia pernikahan kami baru berbilang minggu.

Bagi saudara-saudara seperjuangan yang telah mengazzamkan dirinya untuk tidak pacaran sebelum menikah, tak usah khawatir dengan cinta yang apakah mungkin hadir atau tidak ketika kita tidak begitu mengenalnya, kita tahu kan, janji Allah benar-benar pasti, yang baik untuk yang baik ( aamiin in syaa Allah) , dan ketika kita menikah dg orang shaleh, ia tidak akan menyakiti kita, malah memuliakan kita, apapun perasaannya terhadap kita.

Mari kita pecahkan celengan rindu kita disaat yang tepat, dengan orang yang tepat. Allah selalu bersama orang yang sabar.


#nasehatbuatdirisendirikhususnya

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget