22 April 2009

puisi jadul dua

De javu

Beku malamku
Memandangi retorika masa lalu

Derai bening rindu
Hadir membuncah menyekat tenggorokanku
Sesal mengelayuti kalbu

Belum terungkap sepiku
Namun de javu itu terjadi begitu saja
Pada detik yang terhenti
Diakhir denyut nadi ini

Prm 271205
11.55PM

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget