21 Juni 2014

Pengennya ga alay

Hatiku masih mengeja cinta, perdetik kita bersama
Menyeruak rasa itu melalui lajur-lajur yang indah
Semoga itu menjadi berkah

Tak cukup enam puluh detik menatap mata itu, cetusan-cetusan cinta menerobos masuk, menghangatkan hati, namun tak sampai ke ujung jemari, disana malah dingin membeku sepihak


Allah mengirimmu untukku, sayang
Meneguhkan langkah, saling menggenggam erat ketika goyah, dan memeluk erat ketika badai

Terimakasih cinta

Tidak ada komentar:

tweets

Follow by Email

temen-temen

Ada kesalahan di dalam gadget ini

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget