19 Juli 2014

Menabung rindu

Kamu akan merasakan betapa berartinya sesuatu yg kamu miliki ketika tidak menemukan sesuatu itu di sisimu.

Yap, benar banget
Meskipun udah tau sebenarnya akan berat untuk berpisah, namun ketika harinya sudah datang, harus mengikhlaskan, harus menegarkan diri.
Berusaha memenangkan diri bahwa ini hanya untuk sementara, bahwa ini untuk kebaikan kami berdua dan berusaha menepis kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi.

Menabung rindu hari demi hari memang membuat dada sesak, tapi sekaligus melegakan, bahwa ternyata kami telah merasakan karunia Allah yaitu perasaan yang sangat berharga; saling menyayangi, meskipun usia pernikahan kami baru berbilang minggu.

Bagi saudara-saudara seperjuangan yang telah mengazzamkan dirinya untuk tidak pacaran sebelum menikah, tak usah khawatir dengan cinta yang apakah mungkin hadir atau tidak ketika kita tidak begitu mengenalnya, kita tahu kan, janji Allah benar-benar pasti, yang baik untuk yang baik ( aamiin in syaa Allah) , dan ketika kita menikah dg orang shaleh, ia tidak akan menyakiti kita, malah memuliakan kita, apapun perasaannya terhadap kita.

Mari kita pecahkan celengan rindu kita disaat yang tepat, dengan orang yang tepat. Allah selalu bersama orang yang sabar.


#nasehatbuatdirisendirikhususnya

12 Juli 2014

Gaza

Pilu benar hati kami
Membuncah keinginan untuk dapat turut meringankan penderitaan saudara-saudara kami
Pun sampai sekarang bantuan dari luar belum bisa masuk sama sekali.

Allah beri mereka kekuatan, semoga bantuan yang diberikan dari seluruh penjuru dunia sampai ke tangan mereka dan dapat meringankan beban mereka.


#savegaza
#prayforgaza

06 Juli 2014

Ramadhan 2014

Ramadhan ini
Rampung minggu pertama ramadhan euy..
Sudah meningkatkah taqwamu?
Hehe, dan bagaimanakah saya?

Alhamdulillah, banyak nikmat yang Allah berikan, disamping juga ujian2 kehidupan yang wajib menyapa.

Ramadhan kali ini jauh dari orangtua, dulunya sih juga gitu, tapi tiap weekend bisa pulang, sekarang bermil-mil jauhnya. Tapi semerana-merananya ramadhan jauh dari orangtua ternyata lebih merana ramadhan jauh dari pasangan, hahaha (tertawa getir). Suami saya lagi merantau, mencari berlian (halah) nun jauh disana, dan akan pulang, hmmm .. berapa ya, 17 hari lagi in syaa Allah (jangan diitungin ceeee), semoga bisa pulang dengan selamat dan tanpa kekurangan apapun, termasuk berat badan, aamiin.

Ramadhan belum lengkap tanpa peningkatan amalan ibadah, pasang target lumayan tinggi, semoga kesampean. Ramadhan lalu disibukkan dengan kegiatan koass di bagian anak bisa mencapai ¾ target, in syaa Allah dengan tidak banyaknya kegiatan rutin yang menyita waktu bisa dikerjakan semaksimalnya, aamiin. Memang tidak hanya mementingkan kuantitas, namun dengan bersikap cukup keras kepada diri semoga bisa membiasakan di bulan-bulan berikutnya.

Ramadhan tahun depan tidak tahu akan seperti apa, tidak tahu juga masih bisa bertemu atau tidak, manfaatkan semaksimalnya.

Bersemangatlah wahai diri.
Ingatlah, puasa ini untuk Allah.

Balada bacaan imam

Dari mulai belajar sholat sendiri maupun sholat berjamaah di masjid saya jaraaaang sekali menggubris benar atau tidaknya bacaan imam, kalau surat yang dibaca imamnya kepanjangan saya kadang terkantuk-kantuk saja namun tidak protes. Dan selama ini dii mesjid yang saya berjemaah disana bacaan imamnya bagus2 aja, tidak ada masalah. Akhir-akhir ini riuh sekali dibahas topic ini. Dimulai ketika bang dodo bersemangat sekali bercerita tentang balada imam di mushola depan rumahnya di Pandau, saya ingat, bang dodo bercerita di perjalanan menuju ke pekanbaru, kami duduk di bangku mobil belakang, habis topik cerita ini beliau langsung mual-mual, hohoho (bukan karna itu juga sih, karna posisi duduk dan ketahanan perut bg dodo juga). Pun nyampe di rumah di Pandau, mama juga sama bersemangatnya untuk menceritakan tentang bacaan imam disini yang adaaa aja salahnya. Jadi penasaran dong saya.

Jadilah saya buktikan ketika sholat berjamaah di mushola yang dimaksud, ternyata benaaar. Bisa panjang pendek mad tidak benar, bisa jadi ada lafaz “syyyamia’allahu liman hamidah”, atau yang lebih kacaunya surat pendek Al Humazah menjadi asing ditelinga makmum karena improvisasi imamnya yang lumayan ekstra. Beberapa makmum menjadi resah, namun sepertinya mayoritas tidak ambil pusing. Terkadang adakalanya bang dodo yang didaulat jadi imam, fiiuuh dan kami bisa bernafas lega, tetapi seringnya sih ngga, karena masih banyak yang dituakan dan ada beberapa bapak-bapak yang katanya ‘hobi jadi imam’ meskipun tajwid bacaannya tidak benar dibeberapa tempat. Beberapa hari kemudian, muncul di televisi sesi tanya jawab dengan ustadz mengenai topic yang sama, hmmm yaaa kami simak baik2, kesimpulannya, jika masih belum bisa mengadirkan imam yang benar bacaannya, banyak hafalannya, boleh kita memilih sholat di tempat lain sehinga kita tidak khawatir dengan masalah tersebut. Jeng … jeng.. jeng…, berhijrahlah kami sholat tarawih ke mesjid yang imamnya bacaannya keren abis katanya itu, semalam dua malam, bertahan, namun ternyata ada musuh nyata kita yang tidak putus asa mengganggu niat dan tekad kita; setan menghembus2 isu baru ; mengantuk. Meskipun bacaan imamnya kereeen abisss, namun surat yang dibaca dirasa (beberapa atau banyak orang) cukup panjang hingga membuat terkantuk-kantuk. Yo sabana lah. Well, sebenarnya ce kangen tarawih di mesjid mujahidin LA ajalah , udah pas bacaannya, benar, jelas dan ringkas.

Btw, teman ce ada yang bercita-cita punya anak laki-laki nanti dia sendiri yang mau ngajarin ngaji, tujuannya biar bisa jadi imam nanti dengan bacaan yang benar, selama ini dia gemes dengan banyaknya bacaan imam yang belum benar, bahkan yang adzan pun banyak yang tidak benar, katanya.

05 Juli 2014

Takut

Kepada Allah lah kita sandarkan rasa takut kita
Jika kita sudah memasrahkan diri padaNya namun masih khawatir, perteguhlah hati, semoga Allah menampakkan kemudahan-kemudahan yang diberikannya.


Tetap semangat wahai imamku

21 Juni 2014

Repost

“Cinta sejati selalu menemukan
jalan. Ada saja kebetulan, nasib,
takdir, atau apalah sebutannya. Tapi
sayangnya, orang-orang yang
mengaku sedang dirundung cinta
justru sebaliknya, selalu
memaksakan jalan cerita, khawatir,
cemas, serta berbagai perangai
norak lainnya. Tidak usahlah kau
gulana, wajah kusut. Jika berjodoh,
Tuhan sendiri yang akan
memberikan jalan baiknya.
Kebetulan yang menakjubkan.”
*Tere Liye, novel tentang
kesederhanaan perasaan, "Kau, Aku
& Sepucuk Angpau Merah"

Pengennya ga alay

Hatiku masih mengeja cinta, perdetik kita bersama
Menyeruak rasa itu melalui lajur-lajur yang indah
Semoga itu menjadi berkah

Tak cukup enam puluh detik menatap mata itu, cetusan-cetusan cinta menerobos masuk, menghangatkan hati, namun tak sampai ke ujung jemari, disana malah dingin membeku sepihak


Allah mengirimmu untukku, sayang
Meneguhkan langkah, saling menggenggam erat ketika goyah, dan memeluk erat ketika badai

Terimakasih cinta

17 Juni 2014

Aia Angek Cotage

penginapan untuk keluarga yang menyenangkan
ada di jalan Padang Panjang- Bukittinggi, setelah RM Aia Badarun, di sebelahnya ada Rumah Puisi Tufik Ismail

kemarin untuk satu malam kami dikenai IDR 650.000 dengan paket sarapan pagi.

ini foto-foto tempatnya



14 Juni 2014

By my side

Ku hitung detik waktu
Memikirkan kamu tiada habisnya
Kau di detak jantungku
Di setiap nafasku tiada gantinya
Engkau segalanya yamg bermakna
I just wanna hold you
I just wanna kiss you
I just wanna love you all my life
I normally wouldn’t say this
But i just can’t contain it
I want you forever right here by my
side
All the fears you feel inside
And all the tears you’ve cried
They’re ending right here
I’ll heal your hardened soul
I’ll keep you oh so close
Don’t worry, i’ll never let you go
You’re all I need, you’re everything
I just wanna hold you
I just wanna kiss you
I just wanna love you all my life
I normally wouldn’t say this
But i just can’t contain it
I want you forever right here by my
side
Siapa yang kan menyangka aku
tergila-gila
Dengarlah sekali lagi, i love you
Tiada yang lain lagi
Hatiku telah terkunci, cuma kamu
I just wanna hold you
I just wanna kiss you
I just wanna love you all my life
I normally wouldn’t say this
But i just can’t contain it
I want you forever right here by my
side
Oooh hold you kiss you
I just wanna love you all my life
I normally wouldn’t say this
But i just can’t contain it
I want you forever right here by my
side


Maudy ayunda feat David Choi



Hahaha

Lama ga posting cerita hal yang ga penting2 seperti sebelumnya.
Sekarang dah ganti status euy. I'm a wife now :)
Ga berasa aja secepat ini.
Dan ini menyenangkan, percayalah , hihihihi


Dan sekarang pusing mau memulai cerita darimana, kalau dari apa yang ce rasa sekarang tentunya senang dan senang. Itu aja

28 Mei 2014

The day after tommorrow

Ga tau sebenernya mau ngomong apaan. Haha

Begitulah.


Desain by @rakun19 (akun instagram)


Btw, the day after tommorrow, terhitung sejak lusa, in syaa Allah saya akan berganti status, tapi saya sudah diwanti-wanti oleh banyak teman untuk tidak pernah mengapdet status atau mengupload foto2 yg menimbulkan per-mual-an, per-ilfeel-an, per-bikiniri-an.
Dan saya sudah menyanggupinya , semoga alay dan narsis saya bisa teredam .. aamiin ( ber-amin dg sungguh2)


Heeeeeeiiiiii datang yak :p
Saya dan dia mau baralek

*mulai memancing2 mual , bwahahaha

10 Mei 2014

UKDI mei 2014

Setelah diayun-ayun ombak kepastian jadwal
Di beri angin semilir akan penundaan

Toh pada akhirnya akan dilaksanakan juga

Masalah sah atau tidaknya nanti
Mari berpikir kembali bersama lagi

Kami kira semua ingin tenang, ingin belajar dengan pikiran yang jernih.

Dunia memang tidak mudah teman untuk dilalui.
Tapi kita masih punya Allah, Allah ngasih sesuai kemampuan kita, Allah akan bantu, Allah akan senang jika kita mohon bantuan padanya.


dr. Ice
*masih mencoba untuk manik belajar.
Ini sabtu, sampai ketemu sabtu depan yang melilit

03 Mei 2014

Dakwah profesi

Lagi berkemas-kemas, mengumpulkan bekal untuk perjuangan berikutnya, medan berikutnya

Dakwah profesi

Dahulu ketika mengenal awal-awal pusaran kebaikan ini, ada di sekolah kami , kami menyebutkan dakwah sekolah, kami dengan senang hati melakukannya, merasa menemukan tujuan pasti, ya beginilah yang baik.

kemudian menginjakkan kaki ke wahana yang lebih beragam lagi, kampus, alhamdulillah menemukan yang sehati, meneruskan perjuangan dengan semangat yang selalu ada pemicunya sewaktu-waktu. Kami menyebutnya dakwah kampus. Meskipun polemiknya lebih banyak, tapi tetap saja seru.

Well, dikarenakan kami melalui tahap ini, kami melalui juga tahap klinik (koas di RS maksudnya, meskipun ini utk mengambil gelar profesi, ini baru pengenalan untuk dunia itu, blm berhak kami menyebutnya dakwah profesi). Kami melaluinya setelah sebelumnya di lingkungan kampus yang nyaman, bisa memilih berkumpul dengan siapa saja, namun di klinik beda2 asam manisnya, lebih nano2, dan lebih mendebarkan.
Saya sendiri was-was, apakah saya bisa bertahan disana.

Dan sekarang ,ketika akan berarungjeram ( saya lebih menyukai analogi ini, kalau 'terjun' kan pengaruh gravitasi aja kan, hehe apasih) melalui kehidupan berliku, ada batu2 besar yg bs sewaktu2 membentur kita, bikin luka atau malah terjungkal ke dalam air, dan juga ada fase2 air tenang yang menghanyutkan kita. Sensasinya lebih bikin kita teriak senang atau teriak seram ketakutan.
Dunia profesi punya tuntutan lebih banyak untuk diri ini bertahan, terlebih harus memperkuatkan kekuatan internal, kemana lagi lah kita akan mencari pelecut semangat, jika teman teman perjuangan kita sedang menghadapi medan yang beda, yang mungkin saja lebih seru daripada kita, hingga kita tidak bisa meladeni kita.
Dunia profesi, yang orang lain yg kita temui sehari-hari punya kompleksitas kepribadian dan kompleksitas aktivitas.
Dunia profesi yang orang lain banyak munculan seperti artis-artis sinetron ; culas/ pasrah banget ga ketulungan/ sosialita/otoriter/pengeluh. Dll
Maka disinilah, dakwah itu dituntut adalah tindakan. Tak banyak berteori namun dengan keteladanan, dengan ke-konsisten-an memegang prinsip. Itu penting, agar orang memahami sikap kita, menghargai pilihan kita dan mau mendengarkan kebaikan apa yang kita sampaikan.

Butuh bekal yang lebih banyak.
Harus mempersiapkan diri lebih banyak.
Imunitas diri sendiri dipertaruhkan di ajang ini.
Tekad untuk mewujudkan mimpi itu juga harus kuat, banyak godaan.
Setidaknya kita sudah tahu apa yang kita perlukan untuk membuat diri kita bertahan terhadap dunia liar di sana.
1. Punya lingkungan yang heterogen namun masih punya idealisme yang sama untuk kebaikan, minimal 1 orang terdekat di keseharian kita di profesi, jadi ada teman tukar pikiran.
2. Punya lingkungan yang kita menjadi minoritas disana, baik gaya hidup kita maupun idealisme kita, agar kita bisa membuka mata bahwa 'ini loh kenyataan yang lebih mendominasi' , akan kita temukan rasa sebal dan rasa syukur disana (misalnya bersyukur tidak melalukan spt mereka) dan bisa membaca kenapa pola pikir mereka menjadi seperti itu dan kita rancang strategi untuk sedikit2 memasukkan kebaikan kpd mereka.
3. Punya lingkungan sesinyal, mungkin pada lingkaran kita atau pada sahabat-sahabat lama yang masih berkontak, yang saling menguatkan dan mengingatkan. Ini perlu.


Selamat datang di arena pertarungan sebenarnya.
Mari bermain cantik.
Mari bermain gila

:)

25 April 2014

Yeah, I'm officialy doctor now

24 April 2014

Hari bersejarah untuk saya dan 84 teman sejawat baru saya lainnya.
Alhamdulillah kami sudah diyudisium dan diambil sumpahnya sebagai dokter ...
Sumpah yang berat, sumpah yang harus dipikul dan dipertanggungjawabkan.
Saya nangis pas prosesi kemarin, tapi menangis dalam diam saja. Semua campur aduk; bahagia, haru dan cemas.

Yap.
Apapun itu.
Gelar ini, profesi ini tidak untuk dibangga2kan semata, ilmulah yang meninggikan derajat kita selangkah, maka ilmu itu yang diberikan selayak2nya, sebaik2nya.
Menjadi dokter, belajar seumur hiduplah konsekuensinya.

-maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?-

Allah, syukur atas semua karuniaMu.

Pa, Ma, this is all for you, your wish. *pecahtangislangsung.

Abang-mba aini, Niwa-ajo, ce bangga jadi adikmu. Terimakasih untuk semua cinta, dalam bentuk apapun itu.

My late grandma, i wish you there yesterday. Ma'wo yang sangat menginginkan 'mancaliak ice jadi dotor'.

My late bro, jo piki, you are my inspiration.

Teruntuk guru-guru saya, dalam pendidikan maupun 'kehidupan' selama ini. Semoga pahala selalu mengalir untukmu.

My best-medstudent-friends ;
Thesa/kak putri/heka/icha/kak rizki/ekha/tari/eza/kak sari/stevi/helma/riri/mia/meisya/chakep/lola/

Fuad/yos/aan/victor/syukri/amir/akbar/dion/defri

Koass zombie saya ;
Aya/faizal/justin/thesa(lagi)/syukri(lagi). Kita udah dokter semua broooo

Teman sepertutorialan saya :)

Teman seperotasiduaan saya:
Ridho/chapo/loren/azrul/cheche/justin(lagi)/puleng/puput/puti/siska/mela

adik-adik tercinta saya ; (errr kenapa tidak boleh disebutkan yaaaa -_-') , terimakasih untuk bucket bunga besarnya dan kehadiran adik2 kemarin, saya sungguh terharu. #elap2matamodeon.

Teman2 di bem dan dpm unand : thanks for all

Teman2 SMA tercintah : hello guys, kami ( ce dan tahul) udah jadi dokter, mari kita wujudkan mimpi kita yang tertulis dibuku (entah diawang2 mana buku itu) itu, menanti karya-karya Allah lewat tangan kita yang melakukan perubahan. Karna kita yakin kita bisa.

Terimakasih untuk akhwatifillah wisma FK unand tercinta, keluarga saya selama menjalani perkuliahan dan perkoasan. *peluksatu2

Terimakasih untuk yang membantu prosesi yudisium kemarin yang ribet sekali; anduang, alfin, zidny, asni , thesa (lagi) dan bg dodo.


Saya senang, sekaligus cemas.
Hahaha berasa ada kupu-kupu banyak beterbangan diperut.

Allah, bantu kami menjalankan jalan jihad ini sebaik-baiknya, selurus-lurusnya.
Semoga jadi insan yang bermanfaat.



*semoga berpuluh-puluh tahun lagi akun blog ini belum lenyap dan saya bisa bernostalgila lagi saat membaca ini. Heu heu heu #lambai2tisu.


Sincerely, yours

Dr. Micelia Amalia Sari

22 April 2014

Persahabatan


- Fiersa Besari -
Apa yang bisa menghangatkan
dinginnya gunung lebih dari
secangkir kopi? Persahabatan.
Seorang sahabat laksana
saudara yang lahir dari rahim
berbeda, bukan diciptakan
untuk memuji setiap
kelakuanku, tapi untuk
memberitahuku hal yang aku
sendiri tidak bisa katakan.
Bukankah orang paling miskin
di dunia ini adalah mereka
yang hanya berteman uang?
Dan bukankah orang terkaya di
dunia ini adalah mereka yang
mempunyai sahabat untuk
berbagi tawa meski di keadaan
yang sulit? Jadi, terima kasih
sahabat. Aku akan menjadi
tanganmu ketika kamu tidak
bisa meraih, aku akan menjadi
kakimu ketika kamu tidak bisa
melangkah, aku akan menjadi
matamu ketika kamu tidak bisa
melihat, kuatkanlah hatimu,
karena kita akan melewati
kegelapan. Kenanglah hari ini,
suatu saat kita akan berbagi
tawa di puncak mimpi kita.


Edisi lagi senang edit-edit sotosop.

*ukdiwoooiwoooooi

20 April 2014

Because i'm happy (today)



Persahabatan
Ukhuwah
Apalah itu namanya, ya semacam-macam itu ada suka dan dukanya.

Hari ini berbagi suka . Meski terselip gundah akan tenggat waktu bersama yang makin menipis.

Melewati hari ini dengan tawa, namun kesal juga ada.
Menemukan dandelion cantik.
Menemukan angle foto terbaik diantara ilalang.
Makan siang dengan pemandangan riak danau dan angin sejuk alahan panjang.
Berbagi bersama adik-adik.
Berkecipak-kecipak didinginnya air danau.

Cukup. Bahagia itu bernama hari ini :)

Love you all, as always.

17 April 2014

Mood disforik

Saya ngga tau harus berekspresi seperti apa jika terlalu kesal, jika terlalu emosi.

Kagum sama yang bisa mengeluarkan apa yang dia rasakan saat itu juga.
Kalau saya seperti menyimpan sesuatu yang penuh di dalam dada, sesak tapi tidak bisa menumpahruahkannya dengan baik.
Hanya bisa menjaga supaya suara tidak terlalu bergetar dan airmata tidak tumpah. Hanya bisa mengendalikan pikiran "oh come on ce, think fast, what will you do".

Terkadang hal sepele bisa menjungkirbalikkan mood mu hari itu. Apalagi jika dipendam sendiri.
Saya was-was terhadap diri sendiri. Hahaha

12 April 2014

Man jadda wa jadda

Going extra miles

Semoga Allah memberikan jalan
Semoga Allah memberikan kemudahan

Bersungguh-sungguhlah!

11 April 2014

Lelaki sabar

"Lelaki mengalah dalam banyak hal, Tuhan menciptakan kita untuk itu, kau tau?"

Hahaha ngakak lihat percakapan itu.

Bener..bener.. (maunya).

Lelaki yang pertama kali saya kenal didunia ini adalah ayah saya (mungkin selain abang ody kecil dan jo piki kecil). Saya pikir ayah saya bukanlah seorang yang sabar dan banyak mengalah, karna yang paling menggelegar suaranya kalau marah dirumah ya ayah saya, saya takut, tapi saya ga pernah (ah atau jarang saja mungkin) dimarahi.

Tapi makin hari saya makin paham ternyata ayah saya punya stok sabar dan stok mengalah yang luarbiasa jika mengingat tempramen beliau sebenarnya.

Soal tunggu menunggu ibu saya bersiap-siap tentulah ayah saya yang kenyang setiap hari, apa karna sudah sangat terbiasa jadinya tidak rusuh lagi kayak kami yang berkali-kali bilang " ma cepatlah, udah telat".

Dalam beberapa hal ayah saya banyak stok sabarnya. Dalam beberapa hal tidak. Hahaha.

Anyway, kemaren pas nyoblos saya mempersilahkan ayah saya duluan sebab saya menyelesaikan pekerjaan rumah, selang sejam beliau berangkat baru saya menyusul dan sempat nyasar di TPS 8 dulu, nyampe di tps tujuan ternyata ayah saya berdiri di luar, belum daftar ternyata. Dan nungguin saya dan ibu saya (sayangnya ama ga jadi ikut, sakit kepala)
Oh wew.
saya ga tau bakal ditungguin.
Dan ayah saya ga ada menggerutu atau pun wajahnya tampak kesal.

Bravo pa!

05 April 2014

Howdy

Hai..
Eh assalamu'alaikum

Apakabar yang nun jauh disana?
Hehe apaan sih ce...

Iya nih, tadi sore ada yang ujug2 kangen, nelfon dan nyuruh sering2 update blog, pengen tau tumbuh kembang ce *jailah


Hai kak dewi, ce baik2 saja, alhamdulillah, masih sebagaimana micelia amalia sari yang kakak kenal sebelumnya, mata ce masih sipit, pipi ce masih belum menyusut, makan ce masih sedikit ( ada gitu yang percaya?haha), masih sekere yang kakak tau, masih sengangenin iniii, bwahahaha.

Baik2 di sana kakak....

Doakan adikmu juga baik2 juga disini

01 April 2014

Terserah



Ce kan udah dari duluuu banget bercita2 bikin Rumah Makan atau Resto dg nama 'Terserah' ya ....
Tp ternyataaa
Udah ada yg bikiiiin


T.T #nangismeraungraung

tweets

temen-temen

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget