27 Mei 2013

Ramadhan

Ada yang mau datang.
Ada yang mau datang menjelang.
Mari berbenah.
Mari sambut dalam kondisi terbaik.
:)

*btw, untuk pertama kalinya mungkin awal ramadhan nanti saya tidak sholat tarawih di mesjid Mujahiddin seperti biasa.
Hari-hari esok akan berbeda.

Abulia

Ke sotoy-an saya menjadi2, mendengar senior berkata ;
"abang cuti koass bkn karna apa2, udah abulia"

Nah, saya mengartikannya bahwa abulia itu sudah muak, libak dalam bahasa minangnya, udah mencapai limit. Saya telah bulat2 definisi ala sotoy saya tanpa mencoba mencari arti sebenarnya.
Sekarang, berhubung sudah masuk distase Jiwa maka saya ketemu lagi dg si abulia, dan pengertiannya kurang lebih begini;
" Pasien
memiliki kemauan yang lemah
(abulia) susah membuat keputusan
atau memulai tingkah laku. Pasien
susah sekali bangun pagi, mandi,
merawat diri sendiri sehingga
terlihat kotor, bau dan acak-
acakan"

Yah ternyata seperti itu, untuk kalimat pertama saya akhir2 ini sering sekali mengalaminya, tapi tidak utk kalimat kedua :D

10 Mei 2013

airmata

tangis memang tidak menyelesaikan masalah.
tetapi mengurangi sesak di dada (kayak nebu aja, haha).
saya, menangis untuk sekali sekala saja, mgkn krn memang tdk terlalu sensitif.
dikarenakan keluarga paliiing sering, akan kekhawatiran, akan ke-iba hatian (apa ini??), dan tangis rindu.

tangis utk sahabat jg sering, ini kedua tersering, saat diri ini merasa tak berguna, merasa menyakiti, merasa tersakiti, dan tangis rindu dan harap.

tak boleh cengeng cuy

08 Mei 2013

Going extra miles

Surga tak bisa kita bayar dg murah hanya dg ibadah & amal yg biasa.

Kita hrs bersungguh2 untuk memperjuangkannya agar terpilih unt mjd insan2 istimewa yg meraih Rahmat Allah Ar Rahman..

lupakah kau wahai diri? betapa Allah tlh mengingatkanmu untuk itu " Berlomba-lombalah kamu kpd (mendapatkan) ampunan dari Tuhan-mu & surga yg luasnya seluas langit & bumi, yg disediakan bagi org2 yg beriman kpd Allah & rasul-rasulNya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kpd siapa yg dikehendaki-Nya.Dan Allah mempunyai Karunia yg besar." (QS.Al Hadid : 21)

Mohonlah..memohonlah..

"Dan apabila hamba-hambaKU bertanya kpdmu tentang AKU,maka (jawablah), bahwasanya AKU adalah Dekat. AKU mengabulkan permohonan orang yg berdoa apabila ia memohon kpd KU,maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) KU dan hendaklah mereka beriman kpdKU agar mereka selalu berada dlm kebenaran"(Qs. Al baqarah : 186)

04 Mei 2013

Jalan yang tak mudah sama sekali

Sekarang bulan mei, hei sudah setahun mengukur panjang keramik-keramik di RS, bolak balik seperti setrikaan. Sepatu saya masih sepatu yang sama. Beuh hebatnya si sepatu :p

Sudah setahun menatap panjang ke langit-langit kamar koass. Lah, saya sudah di sini. Dengan awalnya dengan segudang harapan.

Setahun berusaha tetap mengukir senyum yang terkadang senyum jengah, kikuk. Tapi semoga fisik juga mempengaruhi hati, mengajak ia berdamai dengan keadaan.

Setahun, relatif terasa panjang.
Tapi ini fase yang katanya fase lagi pengisian ilmu yang cuma-cuma (nah lo, ga bayar belajar kayak seminar dan simposium bukan berarti ini tnp pengorbanan), harus raup ilmu sebanyak2nya.


Ga pedulian juga sih sebenarnya saya dianggap apa selama ini; mau sbg keset kek, mau nge-spam kek, mau dek koass yg favorit utk di order kek, mau suster yg nensi2 kek.
Terserahlah terserahlah its ok. Selama masih dalam batas toleransi. Anggap aja bonus jackpot tiap hari.

Lelah fisik bathin
Iya lah
Tapi selalunya berbalik kepada kesiapan hati, penjagaan hati dan evaluasi langkah.
Saya sebenarnya tak terlalu berani untuk ngeluh sama Allah ;
" ya Allah saya lelah sekali "
Ngga sih, ngga gitu juga
Paling-paling...
" ya Allah, saya bosan, ya Allah saya enggan sekali"
Hehe ga ada bedanya yak?

Allah is the best lah, selalu ngasih kemudahan2. Bahkan ketika ce ga banyak melakukan apa2, Allah ngasih lebih, berdoa sungguh2 dikit, Allah ngabulin, bahkan ketika dikecendrungannya pada saat terjepitlah frekuensi berdo'a makin meningkat. Ya lah, saya hambaNya yg 'perhitungan', ckckckck.

Hei, sudah setahun.
Bentar lagi...
Bertahanlah...
Berjuanglah...
Manfaatkan kesempatan yg tersisa. Sebelum semua ilmu ditakar dengan uang insert :D
Sebelum pada akhirnya cita2 mu utk jd spesialis entah bisa terwujud entah tidak.
Pengalaman mengatakan, apa yg saya idam2kan selalu saja berbelok pada yg lainnya di akhirnya.
Ga jodoh kali ya.

Sekian.

-dm micelia-

Jahat

Makhluk jahat
*tunjuk hidung sendiri.

Yeah, that's rite

01 Mei 2013

gigilan hujan

tempat berteduh. tempat bernaung sungguh berharga.


kemana kami akan bernaung untuk selanjutnya.

saya tau , mereka gundah gulana.
saya tau. dan saya tak mampu berbuat apa.

kami tak berumah sekarang.
saya masih berboros ria. apalah ini micelia.

jalan makin terjal. perkuat iman.
Allah bersama kita

ama

tak kurang.
tak kurang sedikit pun pengorbanan ama.

ya Allah, sdh kah saya mjd penyejuk mata-hati beliau( merujuk pada rapalan do'a2 beliau)

jauh panggang pada api.

sekian.

menyesallah di awal ce

29 April 2013

neuro

neuro.neuro.neuro.

tidak seram

tapi tetap saja masih membingungkan


dan ketahuan sekali ;
"dek , kamu ga semangat sekali, ga niat neuro ya?"

"lebih tepatnya ga niat masuk fk bang "
+_+'

heu heu heu

ayo semangaaaaaat ^^9

15 April 2013

Kenapa kita sebut

Kenapa kita sebut ia dengan malam?
Apakah karena gelapnya?
Sebab, di luar sana, banyak orang
yang sepanjang malamnya tetap
terang benderang
Bergelimang cahaya dan kesibukan
Kalau begitu, tidak ada definisi
malam baginya
Kenapa kita sebut ia dengan malam?
Apakah karena itu waktunya kita
tidur?
Sebab, di luar sana, banyak orang
yang seluruh malamnya tetap
terjaga
Matanya membuka entah mengantuk
ataupun tidak
Jika demikian, tiada arti malam
untuknya
Kenapa kita sebut ia dengan malam?
Apakah karena suara jangkrik
berderik, lantas kunang-kunang
terbang menari?
Atau karena burung hantu ber-uhu
merdu, ditimpali kelepak suara
kelelawar?
Atau karena bulan dan bintang
muncul menghias malam? Dan
galaksi bima sakti terlihat gagah?
Atau boleh jadi sebaliknya karena
kesunyian, senyap telah takjim
menutup hari?
Atau mungkin karena matahari telah
beristirahat di balik kaki langit?
Entahlah.
Saya tidak tahu definisi orang-
orang.
Tapi kalau kau bertanya kenapa aku
menyebutnya malam?
Sederhana, Kawan, karena itu
berartu sudah saatnya kita
meletakkan sejenak seluruh beban
pikiran
Sejenak mengingat satu atau
beberapa hal kejadian sepanjang
hari
Memaafkan dan melupakan rasa
sakit
Melepaskan dan meluruhkan rasa
benci
Pun mengikrarkan dan meneguhkan
janji-janji
Menaikkan dan memanjatkan
harapan-harapan
Berterima kasih atas begitu banyak
kasih sayang
Karena mungkin saja, ini malam
terakhir kita
Dan besok tiada lagi matahari.
*Tere Lije

13 April 2013

Sepagi ini

4.38 am
Sepagi ini bapak kost-an udah mulai bantu membilas cucian istrinya...
Saya saja baru mulai mencuci , heuuu...

06 April 2013

Dokter

Sharing sedikit, siapa tau bs berguna.

Masuk FK sulit?
Banyak yang bilang gitu sih, persaingannya lbh ketat krn bnyk yg mengidamkan profesi yg prestisius dan katanya 'aman' utk pd masa apapun a.k.a selalu diperlukan.
Well, ga terlalu sulit kok dibandingkan utk tetap bertahan didalamnya, menjalani prosesnya.
Di kuliah kami dijejali dg semua teori yg blm terbayang sebaik jika kami menghadapi pasien lgsg, mengawang diatas buku2 tebal.
Mencapai S Ked pun tak mudah(sistem blok bikin ujian tiap 2 bln, dan angka kegagalannya tinggi) apalagi dg dikembalikannya kewajiban skripsi.
Masuk ko-ass harus ujian recalling memory semua dr thn 1, baik tulisan maupun praktek (kita harus belagak dokter di depan dokter konsulen/spesialis yg entah seberapa tau bodohnya yg kita lakukan itu).
Jika gagal salah satu, ulang lg tp nunggu periode berikutnya.

Next : ko-ass a.k.a keset, strata terbawah RS, lebih rendah dr CS. Siap di marahi, siap disalahkan, itu depan pasien yg akan ketemu kita tiap hari.
Ada 13 stase, lama masing2 1-2bln.

Next utk jd dokter, kita harus ujian lagi, ujian kompetensi dokter (UKDI), kita bayar 3.600.000 utk ujian tulis dan prakteknya.
Dan kemungkinan gagal itu tinggi dg passing grade yg naik tiap thnnya (persis UN, tp ini jgn harap bs nyontek2, anak siapa pun lah, ga ada dispensasi, skrg standar lulusnya mau naik jd 70).
Jika gagal, ujian lg, bayar lg.
Tau ga, di unand ada yg sampai 7 bhkn 12 kali ulang.ada periodenya pula.

Jika lulus bisa internship setahun (magang di RS daerah), disini dokter mentah ini lebih miris lagi nasibnya, tanggung jawab sdh spt dokter jaga, tp gaji hny 1.000.000 dan itu rekap sekali tiga bulan.
Utung kalau tdk jauh dr domisili, kalau dapat aceh atau kalimantan nasib akan lebih sulit.

Jadi dokter;
Pasien bnyk komplain, hukum mudah sekali menyalahkan dokter walaupun tdk ada niat mencelakakan pasien.

Jd spesialis kaya :
Harus jalani pedidikannya 4-6 th dlu, dan ini lebih menderita dprd koass yg jd keset tadi.

^^'

Jd kalo ada adiknya, tetangganya ,atau nanti anaknya mau masuk FK.
Saranin utk mikir panjang dlu ya..

Cheers..
Hidup koass!
Jaya dokter indonesia!



***

Oia, sengaja sih ga bikin 'enaknya' jadi dokter di postingan diatas.

Pasti pada mikir ;
'ih si ce ko ndak basyukur bana, ngaluah se, bnyk yg berharap bnyk jd dokter mah'

Hoho sengaja.
Ce sgt bersyukur kok (insyaAllah) jd dokter, siapa sih yg ga mau jadi bermanfaat bnyk buat org lain, kesehatan kan salah satu aset penting manusia, dan jika harapan mereka utk sehat bs mereka 'dapatkan' kembali melalui perantara dokter(Allah yg menyembuhkan) mereka akan sgt berterimakasih (nerima ucapan dan tatapan penuh terimakasih dr pasien dan keluarganya itu sesuatu yg Iwaw bgt).

Jd dokter itu enak kok, tp mikir2 lah dlu (teteep, haha)

19 Maret 2013

A piece of heart

hei, kemana saja kamu bersembunyi duhai sepotong hati
dan..
lihatlah dirimu, kenapa menyedihkan sekali?
menyudut disana
menggigil dengan lebam-lebam disemua sisi yang terlihat
siapa yang begini tega kepadamu?

bicaralah...
aku akan dengarkan
hingga kau lega

15 Maret 2013

Saya sedih

Saya sedih
Sesedih pau yang dicuekin ga dikasih makan ga diajak main ga dikasih larutan penambah energi

Well
Saya sedih
Pokoknya

Apa sih ce??

wahai koass-koass, bermental bajalah!
bersikap manislah!
jaga keikhlasan.
semoga selamat sampai tujuan.
sekian dan terimakasih.
saya tetap saja masih merasa sedih.

Terpesona

Saya selalu terpesona oleh diksi-diksi yang meliuk-liuk dari tulisan orang
Sungguh

Saya selalu terpesona dengan orang yang bisa menulis dengan bagus, apalagi jika menginspirasi.

:)

Bahasa, kata-kata memperlihatkan kehalusan dan kedalaman jiwa (dalam salah satu caranya, masih banyak cara yang lain).

Banyak-banyak membaca.
Iqra', lalu ikatlah dengan tulisan

11 Maret 2013

Ajari

Ajari,
Ajari aku untuk mengeja
Ajari aku untuk membaca
Ajari aku untuk memahami
Ajari aku untuk menyelami


Hidup kehidupan
Tak sederhana
Tak berkutat antara duka dan suka
Tak menangisi cinta apalagi benci

Ajari
Untuk mengucap
Ajari
Untuk lantang meneriakkan kesalahanku
Ajari
Untuk mengangguk anggun akan kebenaran

Hehehe ini cerita aneh. Percayalah.

04 Maret 2013

Mati

Mati lagi-lagi mati
Aromanya pekat

Semua yang bernyawa pasti kembali padaNya


Saya lagi nunggu giliran
Menunggu dengan harap2 cemas
Harap akan ridhoNya
Cemas akan murkaNya

03 Maret 2013

Kawan, ini kabar kematian

Terhitung bulan april silam ce memasuki dunia klinik, dunia yang sungguh hectic, berkumpulnya beragam orang, beragam kondisi, beragam kepentingan.
Dan ce disini belajar, belajar untuk memantaskan diri sebagai dokter yang baik utk pasien2 ce kelak.
Hingga saat ini baru beberapa kali ce melepas kematian pasien, maksud ce, pasien yg sedang ce pegang itu ce lihat kepergiannya.
Di obgyn utk perdananya, ada 2 org, di bedah ada 2 org dan di interne (masih) 1 org.
Sedih?
Takut?
Kasihan?
Nano2, 'tergantung' pasiennya bgmn, ya ampun..udah setega itu kamu ce...
Ga sih, in general ce sedih, gregetan juga kalo ada yg sbnrnya bisa dilakukan utk menunda kematian itu tapi tdk adanya SDM yg terampil dan pelayanan profesional SAAT ITU (para expert buanyak sekali disini) atau fasilitas(lagi2 nyalahin fasilitas) yg ga ada.
2 anggota keluarga terdekat ce jg meninggal disini, kakak dan nenek.
Nyawa milik Allah, ga bisa menggugat kapan Ia akan mengambilnya.

Kemaren, ada pasien yang tiba2 henti nafas, bergegas kami kesana, ternyata sdh terlambat, nothing to do(ini inplisit ya), hanya bisa memastikan kematian beliau dg mendengarkan degub jantungnya, rasakan nadi carotisnya dan melihat pupil matanya.
Bapak itu telah berpulang.
Tapi, yang meremukkan hati adalah ketika dokter yang merawat pasien itu merangkul istri pasien dan menangis terisak memohon maaf.
Ce pribadi, tak sanggup melihatnya. Dan tak sanggup membayangkan bila di posisi dokter tersebut, apakah akan berbesar hati mengakui kesalahan dan meminta maaf atau malah mengeraskan hati dan air muka dan berkata " maaf ibu, bapak sdh berpulang, tolong ikhlaskan"

Mana yang benar?
Mana yang benar?
Mana yang baik?

Ini kabar kematian, kawan..

tweets

temen-temen

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget