16 Juni 2011

demi apa?

Hidup itu sulit,

Ya sulit, tapi banyak cara untuk membuatnya mudah, untuk bahagia menikmatinya


 

Beberapa frase dalam waktu yang lalu banyak ce jumpai pengorbanan

Pengorbanan Apa (papa) untuk melawan ketakutannya akan operasi

Demi apa?

Hurmmpp.. fuuuh..

Demi bisa melihat ce menjadi dokter

Ah.. ah.. tidak terlalu muluk untuk itu

Demi masih bisanya beliau melangkahkan kedua kaki itu dengan gagahnya

Dan tetap berjuang menafkahi kami

Demi suapan-suapan nasi kami

Demi, mewujudkan mimpi yang selalu beliau tanyakan kepada ce ;

"lamo, ce jadi dokter lai?"


 

Lega sekali rasanya saat melihat apa bisa keluar dari kamar operasi dengan tanpa masalah yang menyertai

Ingin rasanya langsung mengucap ;

"terimakasih Pa, akhirnya Apa mau memperhatikan kesehatan Apa, bukan hanya memikirkan kami"

Tapi lidah ini kelu, hanya bisa mengusap wajahnya yang pucat

"Sakik Pa?" Tanya ce, hanya itu yang keluar.


 

Hebatnya, Apa bisa mengurangi frekuensi merokoknya, ya… masih ada terkadang ketemu puntung rokoknya.

Walaupun ketika ditanya beliau selalu menyanggah bahwa tidak, tetapi setidaknya beliau sudah berusaha untuk menguranginya, setidaknya dihadapan ce.


 

Kini, beliau sudah sibuk dengan aktivitas berladangnya seperti sediakala

Meski kami risau dengan proses penyembuhan kakinya, tapi beliau tak peduli

Ya,beliau memang tak bisa diam, tak bisa jika hanya menganggur



 

Pengorbanan kedua, masih berhubungan dengan orang yang sakit.

Sakit itu nikmat, nikmat yang bisa membuat kita naik tingkat.

Nikmat yang bisa mengungkapkan betapa care-nya oranglain terhadap kita, apalagi orang terdekat.

Memang terkadang sakit membuat seseorang menjadi sensitive, menjadi cengeng, menjadi ketergantungan dengan oranglain.

Memang sakitnya kita merepotkan oranglain.

Memang sakitnya kita akan lebih menyengsarakan rasanya untuk orang yang menyayangi kita.

Tapi begitulah tadi, sakit itu tetap nikmat dariNya. Tetap mengentalkan rasa cinta

Pada mereka berdua, Niwa dan suaminya, ce melihat itu.

Perjalanan 2 tahun pernikahan mereka, cinta itu selalu bertumbuh, terlebih pada saat saling membutuhkan.

Happy anniversary for you both, baarakalahulaka wa baaraka 'alaika, wa jama'a baina kuma fii khair..

^_^ , semoga akan ada kado terindah ditahun ini dari Ia, Maha Pemberi Rizki , amin.


 

Pengorbanan ketiga, beruntun euy…

Ini pengorbanan yang dahsyat!

Perjuangan antara hidup dan mati

Alhamdulillah mba Aini (istrinya Abang Ody) bisa melewatinya dengan baik, hingga lahirlah ponakan ce yang pertama, pada 30 Mei 2011, Ibrahim Kholilurrahman, dengan berat 2300gr, panjang badan 47 cm.


Allahuakbarwalillahililhamd…

Kami mengkhawatirkan mba Aini, terus terang ce juga sangat khawatir, beliau masih terhitung 19 tahun saat melahirkan Ibrahim, usia yang dalam teorinya kemungkinan rentan untuk terjadi komplikasi. Beliau juga mengalami hipertensi dalam masa kehamilannya. Tapi Alhamdulillah, Allah Maha Kuasa, Ia permudah segalanya..

Selamat datang kedunia Ibrahim sayang…., semoga menjadi anak yang sholeh, pintar dan berbakti…, semoga kehadiranmu akan meluluhkan hati Kakek dan Nenekmu ^_^


 


 


 


 

What a life…

Disini, ternyata ce belum bisa memberikan pengorbanan yang terbaik

Seperti mereka.

Ya Allah terangi selalu hati ini…

04 Juni 2011

solitude

Mendung itu lama tak beranjak

Pun lama sekali untuk meruahkan bebannya


 

Sementara dibumi

Ada yang bermendung hati

Se-rasa dengan langit

Menggumpal-gumpal sedihnya

Dalam sendiri, tak tahu mau dibagi kemana

Sedih itu bernama kehilangan, tercerabut pula senyum itu dengan hilangnya ayah-bunda

Sedih itu memuntahkan berbagai pertanyaan, berbagai isakan

mengapa harus aku?

tiada kuasa untuk tersenyum bahagia lagi


 

mendung makin gelap menyelimuti

hanya menunggu angin untuk mencipta hujan


 

mengigil ia demi sedihnya

mengalahkan gigilan laparnya

menderas pertahanan itu

tangis itu bukan hanya sudah terlalu letih

:untuk meluruhkan beban berat itu


 

langit sekarang menangis

melaburkan air mata si kecil malang yang menengadah

langit sekarang menangis

si kecil tak merasakan panas airmatanya, dingin berhujan

tapi kecamuk dihatinya masih membara

belum rela kehilangan peluk hangat ibunya

belum puas mencium takzim tangan besar ayahnya


 

langit tak sekedar mendung, menghitam saja, menderas mengucur hujannya

si kecil meraup tangan, menyeka wajah basahnya

percuma menangis

langit tak akan mengembalikan mereka dengan tangisnya

menyusul mereka pun ia takut tersesat

lebih baik menelan tangis ini

lebih baik meneguhkan berdirinya tubuh kecil ini

lebih baik berdamai dengan Tuhan

berdamai dengan dirinya sendiri


 

esok, jika pun mendung kembali menyapa

ia tak ingin larut lagi

ia ingin hanya merasakan sejuknya

melupakan sedihnya


 


 


 


 

Lubuk Alung mendung, 2 juni 2011

*judulnya nyomot judul puisi di buku Bahasa Indonesia pas SMA dulu, hehe, lupa siapa yg punya

Because of you


 

Because of you, my life's change…



 

You refers to all special buddies who always listen your sadness, always smiling on your success, and always talk out of your mistaken


 

..

Me, my self?

Many changes, of course.

That's life, don't you?

Time's ticking, you'll meet someone, then you'll separated, then meet somebody else, say good bye again.. then.. and then…, circulating..

Do we bored?

Nope, not at all

That's life.

Because of them, our life's colour up

Because of them, we learned meaning of love, respect, anger, sadness, laugh, hurt, loss… everything


 

Each of us, has a special scenario script which choosed by Him, The Merciest One, the best scenario! for sure.

Now, the things that we should do is be a positive thinker, for everything, for every part or our life.


 

There's no bad weather, the fact is always good weather, it depends on our gratefulness to God to everything ^_^


 

*dedicated to everyone who changed my life, thanks for everything!

17 Mei 2011

DC..DC..DC..

Dekan Cup, event tahunan di kampus FK Unand tercinta

3 tahun ce di sini, udah 3 DC berarti yang dijalani, jujur saja sekali pun belum pernah liat piala bergilir bertuah itu. Ah..ah..ah.. mungkin karna tidak pernah mengikuti inagurasi sampe akhir (selesainya jam 11 an malam juga), mungkin juga kami angkatan 2008 belum pernah memperoleh gelar juara umum, atau karna foto piala itu ga pernah terekspos secara massif (tapi gawat juga kalo ada foto piala itu dimana-mana,nanti fotonya dielus-elus , dicium-cium sama yang ngebet banget dapet piala itu. #imajinasi liar).

2 hari lagi, piala itu insyaAllah akan dipergilirkan dari juara bertahan 2 tahun,yaitu Cerebri (Pendidikan Dokter 2007) kepada antara Pendidikan Dokter angkatan 2008 (costa 8) atau angkatan 2009 (Dorlan) yang sedang bersaing sengit dengan perselisihan perolehan poin yang tipis.

1 hal yang ce rasakan auranya sejak didengung-dengung kan angkatan kami harus mendapatkan piala itu tahun ini : MANIK DeSe (manik itu rasa [senang] berlebih-lebihan terhadap DC [spellingnya gitu kan? De-se]). Semua pengen juara, semua pengen berpartisipasi, baik berbakat atau ngga, semua aware dengan berapa perolehan poin sementara, geregetan kalo angkatan lain dapet poin, senyum lebar kalo berhasil jauh memimpin klasemen sementara. Ah ya, ga semua juga, ada yang apatis, itu biasa.


 

Wew…wew…wew…

4 kategori utama udah lewat pada umumnya, DC ilmiah, DC rohani, DC Seni dan DC olahraga. Costa 8 (angkatan kami, community of medical student two thousand and 8) jatuh bangun, kadang juara 3, juara 2, juara 1 atau ga menang sama sekali. Banyak ngirimin peserta, banyak yang berguguran, tapi ga sedikit yang menang, beberapa waktu kami pernah di posisi ke 2, ke 1, berselisih jauh atau malah Cuma berselisih poin 1 saja dengan Dorlan (pendidikan dokter kosong Sembilan) sekarang, benar-benar bikin perut kembang-kempis, harap-harap cemas, kami memang masih ada harapan, tapi cemas juga rasa-rasa hati tangan ini sebentar lagi menjangkau piala itu, eeehh.. ada yang berlari juga ingin menyambar segera.


 

DC…DC…DC..


 

Ps: Alhamdulillah, KAMI JUARANYA! :P

08 Mei 2011

Untuk para nenek

Hikshikshiks… huaaaaaa….

Membanjir tangis ini setelah nonton "the way home"

Ga pernah sejadi-jadinya nangis pas lagi nonton gini, bahkan termasuk jarang ce nangis gara-gara nonton.

Ini mata udah bengkak, semoga besok pagi udah pulih.


 

Entahlah, rindu ce yang mendalam kepada mendiang nenek ce, Ma'wo,mungkin yang menyebabkan ce larut kayak gini.

Di film itu (mungkin udah ada yang nonton juga, produksi tahun 2002, korea), ada anak kecil yang dititipkan pada neneknya yang tinggal di desa oleh ibunya. Neneknya ga bisa bicara, sudah rabun, jalan terbungkuk. Si Sang-Woo (cucunya) sangat tidak sopan pada neneknya, bilang kalau 'beliau tuli yang terbelakang', dan 'bisu yang bodoh' (ya, tidak bisa baca-tulis, menelpon, tapi maklum aja kan, di desa terpencil gitu). Sang-woo selalu saja sibuk dengan gameboy nya, makanan instannya, menolak untuk berinteraksi dengan neneknya, membuang makanan yang dimasakkan neneknya, memecahkan pispot keramik satu-satunya, membuang sepatu neneknya yang sudah dijahit beliau ke gudang, yah… banyak lagi lah kenakalan anak-anak umur 10 tahun, pada nenek yang dia rasa bukan menyenangkannya tapi menyusahkannya. Padahal beliau dengan terbungkuk-bungkuk seperti itu masih menggarap ladangnya, masih mencucikan bajunya, masih merebuskan ayam ketika si Sang-Woo ingin fried chicken (yang kemudian dia menolaknya sambil ngambek).


 

Kenapa ce menangis?

Fuhhh..

Karna itulah yang dahulu ce lakukan pada nenek ce, melawan beliau, mengambil jajanan jualan Ma'wo tanpa izin, bermain tanpa ingat waktu, dan parahnya memposisikan beliau sebagai orang paling menyebalkan nomor satu di kehidupan ce, astaghfirullahal'azim, hamba memang dzalim ya Allah…. Allahummaghfirliwaliwalidayyawarhamhumkamaarabbayanasaghira…

Ampuni salah hamba padaMu dan padanya ya Allah


 

Dibesarkan sendirian dengan nenek itu, memang beda rasanya, abang-kakak ce ga bersama ce di rumah yang di Lubuk Alung ini, figur ibu pun tidak jarang diambil alih olehnya,

dari mengomeli sampai memuji,

dari menghardik hingga memanggil sayang,


 

cinta beliau tidak harus diungkap dengan kata

dari tiap kali beliau memaro/membagi makanan yang dimakannya bersama ce,

dari tiap kali sapaannya "alah pulang ce", lalu merangkul leher ce untuk kemudian mencium pipi kanan dan kiri ce (Ama pun tak pernah melakukannya sejak ce sekolah ini),

dari tiap kali beliau membanggakan kemampuan masak ce pada siapa pun,

dari tiap kali beliau bertanya ; "lai ka dapek jo ma'wo maliek ce jadi dokter ko?",

dari tiap nasehatnya yang sudah ratusan kali mampir ditelinga ini ; "elok-elok hiduik tu, imaik-imaik"


 

ya Allah, ingin rasanya mengirimkan kartu ucapan seperti yang diberikan Sang-Woo pada neneknya yang berisi ;

"Aku merindukanmu"

Now, the one thing that I can do is send you my pray..

Al Fathihah


 

Ah ya, judulnya salah….

"untuk yang masih bisa memeluk neneknya, sayangilah mereka, berbaktilah"


 

ps: tangis ce di ambulan 23 juni 2010 dulu bersambung lagi…

hup! Sudah, sudah ce, seka tangis itu, wake up! Make her dream come true Ce.. !

05 Mei 2011

beasiswa PPA

3 tahun berturut-turut Alhamdulillah Allah selalu memberikan ce kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ini (PPA : penunjang prestasi akademik)
entahlah, kriterianya kayaknya tdk terlalu pasti (menurut ce :P)
yang pasti harus IPK >3,00
dulu pas tahun satu, ada syaratnya nilai yang diajukan tidak boleh lebih rendah daripada yang diajukan sebelumnya (artinya kalo ngambil utk kedua kalinya, jgn turun nilainnya)
alhamdulillah, tahun kedua nilai ce ga turun, dapet lagi, dan ternyata seperti tahun lalu juga, ada teman2 yang nilainya lebih tinggi dari ce, tapi ga dapet.. entahlah...

di tahun ini, coba lagi, tapi ga ngambil lewat jalur biasa eh ga masukin formulirnya di dekanat, Heka bilang karna ce punya kesempatan untuk ngajuin lewat jatahnya DPM di atas (lembaga dan UKM di tk Universitas dapet jatah untuk mengajukan anggotanya untuk menerima PPA dan BBM ini) maka mending ce mengurangi persaingan (halah!) di kampus fk bawah ini untuk ngedaftarin PPA tahun ini. agak ribet ngurusnya waktu itu, karna lagi ujian, dan juga persiapan mau ke Bandung, tapi Alhamdulillah utk jalur penjatahan di atas deadline nya lebih lambat, jadi walo agak ragu (temen2 dibawah sudah ngajuin semua, sdgkn ce belum) tapi terus ajalah, udah terlanjur gini.

dan Alhamdulillah... nama ce keluar juga, bahkan di bold
hikhikhik... agak malu, di bold nama ce, tapi nilainya tidak lebih tinggi dari yang lain.
ce denger2 banyak yang protes, kenapa ni si Micelia Amalia Sari ini dapet, yang lain nilai terendahnya segini (lebih tinggi) >yang protes nilainya lebih tinggi dari ce kayaknya...
huhuhu, bagusnya dipisah atau dijelasin aja disana kali ya, biar orang2 ga bersuudhzon pada ce...

well kesimpulannya
banyak jalan dapetin beasiswa
jaga nilainya supaya ga turun (for me : 5 semester awal, fiuu... masih bisa, tapi semester 6.., speechless ... T.T)
sebelum nge-judge sesuatu, tabayun dulu, cari fakta dulu ya... ^_^

Soal urogenital lainnya (2)


 

blok 17

H» Be» HCO3»

Analisa gas darah apa?


 

Ruptur uretra posterior kecuali :

  1. perdarahan peruretra
  2. straddle injuries
  3. sering disertai fraktur pelvis
  4. pertolongan pertama dengan sistostomi
  5. higk riding prostat


 


 

10. uterus berasal dari lipatan lapisan?

- mesoderm


 

52. penyebab perut gembung?

-hiperkalemia


 

93.ciri-ciri glomerulus nefritis lesi minimal?


 

94. terapi sindroma nefrotik

-antibiotik (metil prednison)


 


 

Berusia 55tahun lelaki, ada benjolan pada pinggang kiri sejak bulan yang lalu. BAK berdarah dan didiagnosa tumor ginjal

47.trias tumor ginjal selain gejala diatas?

a. painless hematuri

b. nyeri pinggang

c. demam

d.kolik

e. bukan salah 1 diatas


 

48. pencitraan yang dibutuhkan?

49. tumor terbanyak pada orang dewasa?

Berusia 11bulan,diare,dehidrasi berat,mata ubun cekung,nafasa dalam, pH rendah

Penderita sesak nafas kenapa?

a.kehilangan K

b.kehilangan na

c. kehilangan bikarbonat

d. kelebihan klorida

e. semua salah


 


 


 

10. infeksi burtholini yang menjadi abses memerlukan penanganan?

- terapi konservatif??


 


 

52. adenocarsinoma pada bone scan ada metastasis tulang belakang

a. kemo

b. radio

c. prostatektomi

d. hormaonal


 

93. jenis kanker transisioner grade II vesica urinaria memberikan ciri-ciri mikroskopik?


 

94. bagi seorang ibu yang pernah mendapatkan terapi dietilstilbesterol akan berisiko mendapat tumor?

- sarcoma botryoides


 


 

47. Berusia 11bulan,diare,dehidrasi berat,mata ubun cekung,nafas dalam cepat, pH rendah

Bayi menderita? Asidosis metabolik

Sesak nfs disebabkan?

Tatalaksananya?

Soal urogenital lainnya

  1. Pernyataan yang tidak benar tentang sindrom nefrotic adalah : Seluruh kasus SN hanya dapat disembuhkan dengan terapi khusus
  2. Yang bukan merupakan immunopatologi glomerulonefritik adalah : bakteri streptococcus terbawa ke aliran darah dan mengendap di glomelurus ginjal
  3. Yang terlibat pada kerusakan glomerulonefritis adalah :
  4. Kelainan ginjal yang sering ditemukan pada anak-anak setelah mengalami infeksi traktus respirasi adalah :

    a. fyelonefritis akut

    b. glomerulo sklerosis

    c. glomerulo infeksi akut

    d. lipoid nekrosis

    e. NTA

  5. Gambaran hyaline hingga menyerupai tiroid adalah :

    a. GN kronis

    b. PN kronis

    c. GN proliferasi akut

    d. fusi

  1. Yang tidak termasuk prioritas tatalaksana GGA adalah :
  2. Kerusakan glomerulus pada glomerulonefritis adalah :
    1. Keterlibatan system inflamasi dan system komplemen
    2. Keterlibatan system komplemen tanpa system inflamasi
    3. Keterlibatan system inflamasia tanpa system komplemen
    4. Imunitas sel T tersensitifitasi
    5. Semua benar
  3. Gejala klinis glomerulunefritis :
    1. Hematuria dan proteinuria
    2. Hypertensi
    3. GGA
    4. Sindrom nefrotik
    5. Semua benar
  4. Pria 25 tahun sindrom nefrotik dia memakai kortikosteroid tidak ada reaksi. biopsi tampak dinding menebal oleh karena : glomerulonefritismembranosa
  5. Kimet sel Wilson : nefropati DM
  6. Mengecilnya ginjal berhubungan dengan primary kontrakted kidney disebabkan kelainan :
    1. Glomerulus
    2. Tubulus
    3. Jaringan interstisial
    4. Pembuluh darah
    5. Pyelum
  7. Ulkus hurner ditemukan pada : sistitis interstisial
  8. Degenerasi hidrofili terjadi dalam epitel ginjal,sebelum nekrosis pada nekrosi tubulus. Apa toksinnya :
    1. Epithelium gliko
    2. Mercury
    3. Herbisida
    4. Carbon tetra clorida
    5. Rifamphisin
  9. Pada pasien CA transisional grade II pada vesica urinaria ditemukan :
  10. Pernyataan yang benar tentang GGA pre renal : dapat menjadi renal jika hiper perfusi tidak ditangani
  11. Criteria glomerulus nefritis lesi minimal : edfoot process
  12. Obat pada sindrom nefritik : prednison,katopril,spirolaktone
  13. Kondisi yang tidak menyebabkan GGA pre renal : sepsis,hypertensi maligna,stress arteri renalis
  14. GGA pre renal dapat dijumpai pada kondisi dibawah ini :
  15. Kelainan glomerulus nefritis akut ditemukan pada :
    1. anak usia 3-7 bulan
    2. menimbukan gross hematuria
    3. disebabkan reaksi imunologis
    4. ditemukan adanya bakteri dalam urine
  16. UTI pada ibu hamil : hindari ototoksin
  17. GN sekunder terapi farmakologis : AB spectrum luas
  18. Mengenai penyakit GNA
  19. Badan schiller duvan khas pada
  20. Patogenesa glomerulonefritis
  21. Obat pada prostatitis kronik
  22. Pria 50 tahun retensia urine,prostat 70 gr,gambaran mikroskopik
  23. Wanita mata oedem palpebra,sebelumnya ada riwayat sakit tenggorokan,keadaan umum kurang,adanya oedem tungkai,yang tidak mungkin :
    1. Hematuria gross
    2. Hematuria miskroskopik
    3. Proteinuria
    4. Poliuria
  24. Laki-laki 21 tahun buang air kecil seperti cucian daging, kelopak mata sembab sejak 5 hari yang lalu,palpebra oedem, HB 14,2 gr,leukosit 12100/mm3, LED 29/jam, 0/3/6/71/17/13, urinalisis protein positif, reduksi negative, sedimen eritrosit 60,80/lpb, leukosit 4-5/lpb. Pemeriksaan yang dianjurkan :
  25. Tumor ganas testis yang bersifat radiosensitive :
    1. Seminoma
    2. CA embrional
    3. Yolk sac tumor
    4. Khorio Ca
    5. Teratoma immature
  26. Pria 50 th,retensia urine, prostat besar, berat 70 gr, penampang seperti sarang lebah, merupaka mikroskopik :
    1. Kelompok sel-sel squamosa
    2. Kelenjar mengalami poliferasi
    3. Sel-sel epitel transisional
    4. Fibromuskular mendesak ke kelenjar hingga athrofi
  27. Rupture vesika urinaria dapat terjadi : ekstravasasi intra dan ekstra peritoneal
  28. Pemeriksaan untuk GGA kecuali :
  29. Penyakit bowen bedanya dengan erithropoiret :
  30. Diurethik mengganggu reabsorbsi ginjal dimana :
  31. Tumor ginjal yang berhubungan dengan analgetik : Ca Urotelial pelvis renalis
  32. Badan schiller duval gambaran mikroskopik pada :
  33. Pasien kecelakaan tertimpa motor,pinggang kanan nada jejas merah kebiruan, buang air besar kemerahan, curiga trauma tumpul abdomen, pemeriksaan lanjutan yang dilakukan adalah :
  34. Pemeriksaan IVP : bisa membedakan grade I dan II
  35. Nilai gfr dekat dengan kreatinin cleareance
  36. Oedem palpebra, gizi baik, proteinuria positif, jenis silinder, diagnose?
  37. Hasil lab : oedem seluruh tubuh, silinder granuler dan silinder leukosit… diagnose??
  38. Pemeriksaan untuk membedakan ikterus hemolitikus dengan ikterus obstruksi total :
    1. Bilirubin
    2. Darah samar
    3. Urobilin
    4. Benar semua
    5. B dan C benar
  39. Pemeriksaan lab,maka keadaan pada pasien :
    1. Leukositosis (12.100)
    2. Hematuria (60-80 lpb)
    3. Shift to the left
    4. Proteinuria

Tumor ganas anak karena : Kehilangan gen WT 1

Soal Urogenital HARI II 2006

2. seorang pasien wanita usia 14 tahun, datang dengan keluhan nyeri alat kelamin. Pada pemeriksaan didapatkan hematom dan luka memar pada labia dan perinium sebesar tinju dewasa. Setelah dilakukan observasi selama 30' terlihat semakin besar maka dokter memutuskan.

a. melakukan eksplorasi

b. mengompres daerah hematom

c. memberi antinyeri

d. melanjutkan observasi 30' lagi

3. trauma hymen korban perkosaan..

a. jam 5

b. jam 7

c. jam 11 dan 1

d. jam 5 dan 7

4. kecelakaan lalu lintas dengan robekan perineum. Fungsi anus normal, dilakukan..

a. jahit segera

b. rujuk segera

c. dibiarkan saja, sembuh sendiri

d. diberi obat saja

6. robekan genitalia pada waktu hubungan seksual yang meluas sampai ke vagina disebut..

a. kolpophoreksis

b. kolporaphi

c. hematokolpos

d. hematometra

7. trauma pada uterus dan vagina diluar masa kehamilan, persalinan yang harus dilakukan :a. Repair segera

b. tidak mengganggu hubungan seksual

c. hentikan sumber perdarahan

d. stop perdarahan dan repair

kalo gak salah jawabanny Stop perdarahan dan reparasi

8. berikut ini termasuk neoplasia genital wanita kecuali

a. abses bartholini

b. kista gerhard

c. kista endometriosis

d. kista bartholini

9. kelenjar bartholini mengalami infeksi berulang, apa yang dilakukan?

a. pengobatan oral

b. ekstripsi/ ekstrupsi ( lupa tulisannya)

c. marsupialisasi

d. observasi

11. pada vagina,,biasa kita dapatkan tumor yang berasal dari sisa-sisa embrional adalah :

b. kista gardner

13. 35 thn è perdarahan pervaginam. Ditemukan pada, kecuali :

a. polip serviks

b. Ca. Serviks

c. myoma uteri

d. cervisitis kronis

14. pasien di atas, setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan massa seperti bola pingpong yang berasal dari potrio, warna merah, permukaan licin dan mengkilat serta mudah berdarah. Ini merupakan :

a. polips serviks

b. karsinoma serviks

c. myoma uteri

d. cervisitis kronis (jawaban)

15. untuk membedakan kelainan di atas jinak atau ganas, pemeriksaan yang dilakukan adalah?

Pap smear

16. keganasan serviks sering ditemukan pada usia reproduksi. Salah satu alat pemeriksaan patologi anatomi adalah dengan memeriksa

a. mulut rahim

b. squamo-columnare junction

c. ektoserviks

d. endoserviks

17. pemeriksaan keganasan yang lain untuk skenario di atas (Ca serviks) adalah..

a. ...

b...

c. pap smear

18. tumor jinak uterus yang sering ditemukan

a. Ca. Endometrii

b. hiperplasi endometrii

c. myoma uteri

d. sarcoma uteri

19. tumor uterus yang berhubungan dengan kehamilan...menyebabkan kecuali...

Atonia uteri

20. indikasi histerktomi kecuali ???

21. pria 40 thn, 55 kg, 170/110 mmHg, leukosit + +, kreatin serum 5 mg %, anemi, riwayat batu saluran kemih. Datang dengan sesak..

21 LFG ????

15,3 è d. 15 – 29

22. laki-laki, 40 thn, BB 55 kg, sesak nafas, riwayat batu ginjal, kreatinin 5 mg%, apa penyebab PGK nya??

23. jenis anemia è anemia normositik normokrom

25. wanita 50 thn, 40 kg, DM, mjntah, TD 180/100, kreatinin 3 mg%...

Pengobatan yang dapat dilaksanakan kecuali..

a. diet rendah protein , rendah kalium

b. pengendaalian TD

c. dialisis

d. pengendalian gula darah

e. berantas infeksi

26. target penurunan tekanan darah :

a. <120/80\

b. <130/80

c. <130/90

d. <140/90

e. <150/90

27. obat antihipertensi untuk DM dan gagal ginjal : ace inhibitor

28. stadium penyakit ginjal ( dari no 25 )

a.1

b.2

c.3

d. 4

e. 5

29. pernyataan yang benar tentang GGA pre renal :

Akan terjadi NTA, apabila perbaikan hipoperfusi gagal dilakukan.

30. yang menimbulkan GGA prerenal adalah kecuali

a. sepsis

b. syok

c. stenosis arteri renalis

d. hipertensi mailgna

e. penyakit jantung kongestif

31. GGA renal dapat ditemukan pada kondisi, kecuali :

a. GNA

b. ATN

c. vaskulitis

d. gangguan hemodinamik intrarenal akibat NSAID

e. nefritis akut interstial berhubungan dengan obat

32. beda GGA dan GGK pada anak adalah : ????

33. pemeriksaan mikroskopis urine saat evaluasi pasien GGA dapat menjelaskan petanda?

a. inflamasi tubulus dan glomerulus

b. ISK

c. uropati kristal

d. a dan b

e. semua benar

34. untuk menentukan ukuran ginjal dan ada tidaknya obstruksi pada pasien GGA, pemeriksaan penunjang yang sesuai dilakukan ?

a. foto polos abdomen

b. USG ginjal

c. pemindai radionuklir

d. pielogram

e. CT scan abdomen

35. Yang tidak termasuk dalam prioritas dalam tatalaksana Gagal Ginjal Akut :

a. cari dan baiki faktor pre dan post-renal

b. optimalkan curah jantung, aliran darah ke ginjal

c. baiki dan tingkatkan aliran urin

d. mulai terapi dialisis sebelum komplikasi, siapin donor ginjalnya

e. nutrisi adekuat sejak dini


 

Seorang laki-laki, umur 40 th, naik sepeda motor membonceng anak lelakinya, umur

17 th, tertabrak anjing. Langsung dibawa ke UGD. Bapaknya jejas pinggang kiri dan

mengalami syok. Maka dokter memasang infus dan resusitasi cairan. Untuk

memonitor banyaknya cairan yang keluar dipasang kateter, lalu dari kateter keluar

urin merah. Anaknya keluar darah dari metus uretra dan jejas selangkangannya.


 

36. pemeriksaan lanjutan pada bapaknya :

a. foto polos abdomen

b. ureterosistografi

c. rontgen pelvis

d. IVP

e. tidak benar semua

39. indikasi operasi trauma ginjal secara umum, kecuali ?

40. Penyulit "late" trauma ginjal kecuali :

a. hidronefrosis

b. hidroureter

c. fistula fenokutan

d. urolithiasis

e. pielonefritis kronis


 

46. Cewek, 55 th, tonjolan pinggang kiri sejak a bulan yll. BAK kadang berdarah. Pasien

ke dokter – diagnosis – tumor ginjal

Apa tindakan pemeriksaan selanjutnya :

a. uretrosistoskopi

b. IVP

c. retrograde ureterografi

d. anteretrograde urografi

e. BNO


 

48. Manakah yang bukan merupakan indikasi untuk colok dubur :

a. bernodul

b. keras

c. prostat membesar

d. asimetris

e. bukan salah satu diatas


 

50. Seorang laki-laki, 72 th, datang dengan retensi urin, maka dokter melakukan

pemeriksaan : colok dubur


 

Seorang laki-laki, 22 th, keluhan buah pelir membesar sejak 6 bulan yang lalu.

Benjolan tidak nyeri, hilang timbul, juga tidak ada riwayat demam. Kemungkinan

pasien diduga tumor testis.


 

51. Gambaran bertangkai terdapat pada tumor?


 

53. Seorang pria yang berumur 22 tahun telah berkunjung ke Poliklinik Urologi dengan

keluhan buah pelir yang membesar sejak 6 bulan yang lalu. Benjolannya tidak berasa

nyeri & tidak hilang timbul. Pasien tidak ada riwayat demam & trauma.

Kemungkinan pasien diduga tumor testis. Pemeriksaan Tumor Marker yang

dianjurkan kecuali


 

  1. Alkali Phospatase
  2. Alpha Feto Protein
  3. LDH
  4. BHCG
  5. Tidak ada yang benar


 

54. Yang manakah tidak berkaitan dengan tumor testis ?

a. boleh melakukan biopsi melalui skrotum

b. kemosensitif

c. radiosensitif

d. operasi orchidectomy tingkat tinggi

e. prognosa baik


 

56. Laki-laki, 23 th, berguling-guling kesakitan, nyeri pinggang menjalar ke ujung

Kemaluan, dari pemeriksaan status lokal ; nyeri morfi & CVA +ve

Keluhan :

a. nyeri kolik ginjal

b. nyeri kolik ureter

c. nyeri kolik empedu

d. nyeri kolik usus

e. nyeri somatik


 

59. Seorang lelaki 23 tahun mengalami sakit perut, muntah-muntah, mengerang kesakitan

dan berguling-guling. Rasa nyeri menjalar dari pinggang sampai ke ujung

kemaluannya. Pada pemeriksaan status lokalis, terdapat nyeri tekan di sudut costo

vertebralis. Pertolongan pertama yang perlu anda berikan kepada pasien?

a. beri infus


b. beri suntikan obat spamolitik

c. beri antibiotika

d. beri kompresi hangat di pinggang

e. rujuk pasien untuk foto rontgen abdomen


 

61. Anak, 4 th, nafas bau jengkol. Datang ke Puskesmas bersama ibunya. Tidak kencing

sejak tadi malam, menangis. Vesika urinaria teraba penuh. Skrotum oedem. Apa yang

terjadi ? –obstruksi uretra

62. Infiltrasi urin yang tidak ditanggulangi menyebabkan komplikasi :

63. Penatalaksanaan segera untuk intoksikasi jengkol : adalah dorsumsisi dan pasang

kateter sambol menyemprotkan meylon


 

Laki-laki, 30 th, tidak bisa kencing dan kesakitan, kira-kira 1 tahun yll kecelakaan lalu

lintas, dirawat karena patah tulang, panggul, tidak bisa kencing, dan perdarahan

peruretra. Setelah dibawa ke RS sembuh. Riwayat sekarang buli-buli penuh, tidak

teraba indurasi, urethra anterior tidak bermasalah tetapi tidak bisa kencing.


 

64. Retensi yang terjadi disebabkan karena :

a. obstruksi orifisium uretra interna


b. striktura pars membranosa

c. striktura pars bulbosa

d. striktura pars penilis

e. meatus stenosis


 

65. Pertolongan pertama yang diberikan :


a. pasang kateter

b. melakukan pungsi buli-buli

c. infus

d. antibiotik

e. analgetik


 

68. Retensi dari organisme penyebab UTI sering terjadi & dapat diatasi dengan :

a. cyprofloxacin

b. trimethoprim

c. nitrofurantoin

d. rotasi pemberian a/b tiap hari

e. norfloxacin


 

71. tes DM berat??

Benzidin


 

81. bila ada pemeriksaan terbukti asto (+), maka diagnosa...

a. TB ginjal akut

b. batu ginjal

c. nefritis akut

d. gagal ginjal

e. tumor ganas

82. diagnosis lebih pasti kalau sediment urine ditemukan silinder..

a. lilin

b. leukosit

c. hialin

d. granular

e. eritrosit

86. tumor ganas ginjal pada orang dewasa adalah : grawits

90. keganasan pada testis yang radisensitiv : Seminoma

97. trauma ginjal derajat 3 menurut AATS...

98. trauma ginjal dengan infark segmental, ekstravasasi dan laserasi sampai duktus pengumpul, derajat berapa???

Soal Urogenital HARI I (2006)

Ps: walaupun kita diwanti2 untuk tidak mempercayai soal ini tidak akan keluar lagi, tapi kalau belajar dari sini untuk menguji kemampuan ga ada salahnya kan? ^_~

2. epitel ureter berkembang dari ?

a. ectoderm

b. epitel kloaka

c. mesoderm intraembrional

d. saluran mesonefros

3. septum urorektal berasal dari

a. usus diafragma distal

b. diafragma pelvis

c. mesoderm

d. sentrum tendineum perinei

4. walaupun glomerulus mrp unit yang berkembang dari susunan metanefros, melalui bagian mesoderm intra embrional yang berada di lateral mesoderm paraksial, mesoderm lempeng sisi lamina viseral berperan dalam pembentukan

a. epitel uretra

b. m. Bulbospongiosus

c. diafragma urogenital

d. otot polos dinding uretra

5. kelainan dari saluran vesika urinaria ke alantoin yang tidak menutup atau kelainan kongenital berupa urin yang dapat keluar melalui umbilikus dari vesika urinaria yaitu :

Urachus persisten

6. kejadian desensus testikulorum berkaitan dengan pembentukan..

a. uretra

b. ureter

c. kanalis inguinalis

d. k femoralis

( kalo gak salah karna pembentukan kanalis inguinalis )

8. vas deferen yang membedakan saluran kelamin pria dan wanita berasal dari perk?

a. sinus urogenital

b. kloaka

c. mesonephros

d. metanephros

9. rongga peritoneum wanita dapat berhubungan dengan dunia luar karena tuba uterina barasal dari

a. saluran mesonefros

b. saluran muler

c. kanalisasi epitel vagina

d. kloaka

10. uterus berasal dari lipatan lapisan apa???

Mesoderm

12. pilihlah pernyataan yang paling benar pada proses diferensiasi sex ?

13. BBL, ambigous( gonad tidak teraba ) dugaan male pseudohermaprodit. Menegakkan diagnosis dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti

a. kadar steroid

b. kadar DHT

c. kadar T

d. pemeriksaan karyotipe

e. kadar elektrolit plasma

14. apabila pada pemeriksaan bayi baru lahir terdapat ambigus genitalia dan gonad tidak teraba, dicurigai terdapat defisiensi 21-hydroxylase, selain pemeriksaan karyotiping, pemeriksaan apa lagi yang diperlukan?

a. elektrolit serum (jawaban)

b. kadar 11-deoxycortisone

c. kdar 17-dyhydroprogesteron

d. USG abdomen

e. urogenitografi

16. keadaan yg tdk berhubungan dengan androgen yang berlebihan pada kehamilan adalah :

a. klitoromegali pada perempuan

b. ukuran penis berlebihan

c. fusi labioskrotal pada perempuan

d. skrotum dlm bentuk dan ukuran normal

e. sinus urogenital tunggal pada perempuan

17. kelainan kongenital yang sering ditemukan pada organ genitalia wanita berhubungan dengan perkembangan

a. duktus mulerrian

b. duktus wolfii

c. ovarium

d. duktus skene

18. wanita 12 thn, datang dengan keluhan tidak haid, nyeri siklik bulanan, seks sekunder dalam batas normal.

Diagnosis ?

  1. uterus didelfis
  2. agenesis uteri
  3. agenesis vagina
  4. hymen imperforata

19. wanita infertil primer dismenore, kesakitan saat koitus. Kenapa?

20. kelainan uterus akibat gangguan embrional duktus mullerian

21. agenesis uterus dan ..( kayaknya hymen imferforata ), terjadi akibat kegagalan ..

c. septum urogenitalis

d. septum anorektal

e. septum vaginalis

22. ibu membawa anaknya dengan keluhan tidak ada liang vagina. Kata dokter tidak introitus vagina. Apa yang kita lakukan??

23. ibu punya bayi dengan 2 kelamin, kromosom xy. Tindakan dokter keluarga

a. rujuk

b. observasi sampai pubertas

c. biarkan saja

d. diagnosis dengan mkrh syndrom

24. hormon yang mempengaruhi pembentukan duktus muller pada wanita adalah

AMH

25. kelainan kongenital uterus karena kegagalan..

Mullerian

26. minggu selesainya diferensiasi genitalia externa..

a. 8

b. 10

c. 12

d. 16

e. 20

27. BB 70 kg, skor daldiyono 12, berapa defisit cairan??

    4 liter

28. penyebab sesak nafas pada soal no 27

a. asidosis metabolik

b. asidosis respiratorik

c. alkalosis metabolik

d. alakalosis respiratorik

e. syok

29. cowok, 50 kg, mencret dan muntah-muntah sejak 6 jam yang lalu. Skor daldiyono 12. kehilangan cairan apa yang terjadi padanya ?

Hipokalemi (mungkin)

30. skenario tentang pasien yang muntah dan mencret... "Pada pemeriksaan fisik akan didapatkan ?"

a. bradikardi

b. fox cholerica

c. nafas cepat dan dangkal

d. anemi

e. asites

31. cewek 18 thn, kaki bengkak, muka sembab, tidak ada sesak nafas, pemeriksaan urin protein (+ + +)

Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan

a. albumin serum

b. SGOT, SGPT

c. natrium serum

d. kalium serum

e. globulin serum

32. edema disebabkan oleh :

peningkatan tekanan koloid osmotik plasma

33. tekanan osmotik koloid plasma menurun pada sindrom nefrotik disebabkan oleh

Jawaban : hipoalbuminemia

34. cewek 18 thn, edem muka dan tungkai, proteinuria +3. kelainan lab yang ditemukan :

a. hiperkolestrol

b. HDL tinggi

c. LDL rendah

d. trigliserida tinggi

e. semua benar

Wanita, 30 th, demam menggigil sejak 5 hari yang lalu, dari pemeriksaan fisik

ditemukan nyeri ketok CVA . Dari pemeriksaan labor ditemukan sediment leukosit >

50/LPB.


 

35. Diagnosa untuk pasien :

a. pielonefritis

b. uretritis

c. ureteritis

d. sistitis

e. ureterolitiasis


 

36. Apa hasil lab selain di atas : leukositosis


 

39. Wanita, 20 th, baru menikah mengalami disuria & poliuria. Pada pemeriksaan

fisik didapatkan nyeri tekan pada simfisis pubis

Diagnosa : sistitis


 

40. Pengobatan rasional pada penderita adalah seperti berikut , kecuali :

a. banyak minum

b. nutrisi yang adekuat

c. spasmolitik (mengurangkan kontraksi)


d. istirahat total


 

Gejala : pielonefritis, 1 minggu yang lalu terinfeksi E. Coli > 100.000, sekarang \

dirawat lagi dengan hasil pemeriksaan bakteri yang sama E. Coli > 100.000


 

42. Apa diagnosa penyakitnya : seharusnya ISK relaps, tapi pilihan jawaban ada ISK

sederhana / ISK berulang, mungkin infeksi kronis juga ?


 

43. Urosepsis


 

46. Bayi, 1 hr, 3000gr, x bs minum karena langit2 terbelah, berapa cairan yang

dibutuhkan dalam 24 jam? = 180 ml


 

47. pH↓, BE↓, HCO3↓ = asidosis metabolik


 

50. Bayi baru lahir, berat 2500 gr, suhu tubuh 39°C, tidak bisa minum. Hitung kebutuhan

elektrolit dalam 24 j . Jawaban : 150ml


 

51. ADH kerja di ginjal di ?

a. tubul distal

b. tubul proksimal

c. tubul koligentes


 

52. Tatalaksana hipokalemia


 

54. Di antara kelainan berikut , yang manakah tidak berkaitan dengan hormon

testosteron:

a. hipospadia

b. epispadia

c. undesensus testis

d. khriptokisme

e. mikropenis


 

56. Kelainan kongenital yang memerlukan tindakan koreksi / bedah :

a. agenesis ginjal unilateral

b. agenesis ginjal bilateral

c. hipospadia glandular tanpa cordae

d. mikropenis

e. epispadia


 

58. Pemeriksaan karyotip harus dilakukan pada : severe hypospadia


 

59. Faktor yang tidak berhubungan dengan hipospadia adalah :

a. defek kromosom

b. endocrinopathy : defek testosteron

c. enzymatic : defek 5-alpha reduktase inhibitor

d. exposure estrogen dan progestin pada trimester 1 kehamilan

e. defek Zn pada trimester 1 kehamilan


 

60. Penyakit penyerta yang jarang terjadi pada hipospadia, kecuali :

a. kriptochitisme

b. hernia inguinal

c. mikropenis

d. kelainan skrotum

e. meatus i...


 

61. Kontraindikasi dari hipospadia : sirkumsisi


 

62. Manakah keadaan dibawah ini yang harus dikoreksi segera : phimosis dengan infeksi

berulang-ulang pada anak usia 1 th.


 

63. Kelainan kongenital yang bisa menyebabkan gagal ginjal :

a. pyelum bifidum

b. ureteropelvic junction obstruction

c. duplikasi ureter

d. complete double system

e. incomplete double system


 

64. Uncomplicated UTI

a. tanpa kelainan anatomi & fungsi sistim urinarius ♥

b.dengan kelainan anatomi & funsi sistem urinarius

c. harus diketahui faktor penyebab sebelum diberi pengobatan

d. kebanyakan disebabkan oleh bakteria E. Coli


 

65. Simptomatik bakteriuria ( ga ngerti, di slide disuruh kasih TMP + SMX, kata'a lebih

lama terapi lebih memuaskan hasilnya? )

a. hati-hati pada bumil AB dapat melewati plasenta

b. pada bumil terapi kontroversial

c. anak terapi kontroversial

d. bila tekanan urinarius meingkat berikan AB

e. bila tidak meningkat berikan AB


 

73. pengobatan glomerulopathy sekunder....

Evan W


 

78. laki-laki 25 thn diberi kortikosteroid tidak berespon, biopsi ginjal dengan penebalan pembuluh darah kapiler, diagnosanya???

Evan W


 

81. tentukan hubungan kiri dan kanan yang sesuai..

    1. nefritik sindrom – smooky brown urine

    2. nefritik sindrom – oliguria

    3. sindrom alport – nefritis herediter

    4. sindrom good pasture – hematemesis

82. glomerulonefritis akut...

    1. anak-anak usia 3 – 7 tahun

    2. gross hematurie

    3. reaksi imunologi

    4. bakteri dalam urine

Rosa


 

96. yang bukan penyebab GGA pre-renal

- sepsis

- congestif heart failure

- stenosis arteri renalis

-hipertensi maligna

Siska solina


 

97. GGA dapat dijumpai pada keadaan berikut ini, kecuali:

a. GN akut

b.

c. vaskulitis

d. gangguan hemodinamis intrarenal

e. nefropati interstisial akut karena obat

Suri


 

98. pemeriksaan urin pada evaluasi pasien GGA, dapat menentukan

a. inflmasi glomerulus atau tubulus

b. infeksi saluran kemih

c. uropati kristal

d. semua benar

e. a dan b benar


 

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

Writed by : Thesa Aryanti

SKENARIO 1

PENGORBANAN ENZA DEMI ORANG TUA

    Enza 18 tahun, seorang mahasiswa kedokteran tingkat awal, sudah tiga hari ini ia menderita batuk dengan riak yang mulanya putih tapi sekarang sudah berubah warna menjadi kekuningan, pilek dan demam. Sebelum sakit ia kehujanan karena bolak-balik naik sepeda motor dari rumah kos ketempat tinggal orang tua Enza untuk merawat ibunya yang sedang sakit. Enza kemudian berobat ke puskesmas didekat kosnya. Dari anamnesis dan pemeriksaan fisik pada Enza, didapatkan adanya febris, malaise, sneezing, rhinorrhoea,pharyngitis dengan suhu 38°C dan adanya ronki basah halus nyaring dibagian basal punggung kanan.

    Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan darah rutin, kultur dan sensitifiti kuman banal dari sputum serta foto toraks agar dapat memberikan terapi yang sesuai.

    Sementara menunggu hasil pemeriksaan, dokter menasehatkan Enza agar beristirahat, minum air putih yang banyak, jangan dekat dengan anak balita karenadapat menular, memberikan parasetamol, dekongestan serta kombinasi amoxicillin dan asam klavulanat. Selain itu, dokter juga berpesan kepada Enza untuk Menutup mulutnya dengan sapu tangan setiap kali batuk. Enza dapat dirawat dirumah, tapi bila tidak patuh dengan nasehat dokter, penyakitnya bisa menjadi parah dan membutuhkan rawatan dirumah sakit. Bagaimana saudara dapat menjelaskan keadaan yang dialami oleh Enza ini?


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Terminologi

  • Riak à Lendir yg keluar dari tenggorok saat terserang batuk
  • Sneezing à Mengeluarkan udara secara paksa dan involunter melalui hidung atau mulut, disebabkan karena adanya iritasi pada membran mukosa
  • Rhinorrhea à Keadaan yang menunjukkan adanya Discharge bebas berupa lendir cair yang keluar dari hidung
  • Faringitis à radang pada faring karena infeksi virus dan

bakteri

  • Febris à Keadaan suhu tubuh diatas normal (37,5°C)
  • Parasetamol à Derivat paraaminofenol yang berfungsi

sebagai antipiretik, analgetik ringan, dan

anti inflamasi sangat lemah

  • Dekongestan à Agen simpatomimetik yang bisa

meredakan hidung tersumbat (venokonstriktor)

  • Amoxicillin à Derivat penicillin yang bersifat sebagai

antimikroba (golongan beta-laktam)

  • Asam klavulanat à Inhibitor beta-laktam
  • Malaise à Perasaan tak menentu berupa tak nyaman dan lelah


 

Identifikasi Masalah

1. Mengapa Enza pilek, demam, batuk dengan riak yang awalnya putih lalu menjadi kekuningan?

    - Pilek     : Hipersekresi mukus

    - Demam    : Kenaikan suhu tubuh karena infeksi

    - Batuk    : Mekanisme pertahanan tubuh untuk

mengeluarkan benda asing dari saluran

pernafasan

    - Riak kekuningan : Mukus yang sudah bercampur

dengan sel-sel PMN    

2. Apakah ada hubungan Enza yang kehujanan, bolak-balik naik motor dengan kondisi Enza sekarang ?

     Ada. Kebiasaan Enza bolak-balik naik motor menyebabkan ia sering terpapar oleh polusi udara dan menurunnya sistem imun akibat kehujanan sehingga mudah terkena infeksi.

3. Apa interpretasi dari anamnesis dan pemeriksaan fisik pada Enza?

    Febris    : Demam, suhu tubuh meningkat

    Malaise    : Lemah karena kondisi tubuh yang tidak fit

Sneezing     : Proses untuk mengeluarkan sekret

    Ronkhi : Penumpukan cairan di saluran nafas

    Faringitis : Radang pada faring karena mikroorganismenya menetap di faring

4. Apa tujuan pemeriksaan penunjang ?

    Foto toraks : Untuk melihat infiltrat di paru

    Darah rutin : Pemeriksaan leukosit

    Kultur : Mencari organisme penyebab

    Sensitifitas : Untuk melihat antibiotik mana yang cocok

5. Mengapa dokter menasihati Enza untuk beristirahat dan minumk air putih yang banyak ?

    Istirahat : Memulihkan kondisi tubuh

    Minum air putih : Membantu menurunkan suhu tubuh

6. Mengapa dokter memberikan kombinasi amoxicillin dan asam klavulanat ?

    - Untuk memperluas spektrum

    - Bakteri yang menghasilkan beta-laktamase à amoxicillin + asam

klavulanat

    - Bakteri yang tidak menghasilkan beta-laktamase à amoxicillin

7. Apa sebenarnya yang terjadi pada Enza ?

    Infeksi saluran nafas atas akut (Pneumonia)


 


 


 


 


 


 


 


 

Sistematika


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Learning Objective

Mahasiswa Mampu Mengetahui dan Menjelaskan tentang :

1. Epidemiologi ISPA

2. Etiologi ISPA

3. Patogenesis dan Patofisiologi ISPA

4. Manifestasi Klinis ISPA

5. Pemeriksaan (Fisik & Penunjang) ISPA

6. Diagnosa ISPA

7. Tatalaksana ISPA

8. Komplikasi ISPA

9. Prognosis ISPA


 

1. Rinithis (COMMON COLD)

Epidemiologi :

Sering terjadi pada anak-anak usia < 3 tahun

(6- 8 kali episode tiap tahunnya)

Etiologi :

Virus (paling sering) dan bakteri

Yang tersering : rhinovirus (25-80%)

             coronavirus (10-20%)

             virus influenza (10-15%)

Virus lain : adenovirus, coxsackie virus, echo virus. 

Manifestasi Klinis :

  • Gejala koriza :

    pengeluaran cairan nasal berlebihan, bersin, mata berair, sakit kepala, nyeri otot

  • Gejala faringeal :

    sakit tenggorokan, peradangan pada faring dan pembesaran kel. adenoid yg menyebabkan obstruksi nasal, batuk, rasa kedinginan, parau

  • Gejala faringokonjungtival :

    gejala faringeal yang disusul oleh konjungtivitis + fotofobia + rasa sakit pada bola mata

  • Gejala influenza :

    demam, menggigil, lesu,sakit kepala, nyeri otot, dll

Penatalaksanaan :

  • Common cold dapat sembuh dengan sendirinya dengan cara istirahat yang cukup
  • Infeksi Virus : tidak perlu terapi spesifik

    Antivirus :

    Influenza A : amantadine dan rimantadine diberikan dalam 48 jam setelah onset

    Influenza A & B : Inhibitor neuraminidase

Infeksi sekunder oleh bakteri : antibiotic

2. FARINGITIS

à Suatu peradangan pada tenggorokan (faring)

Etiologi :

  • Bakteri    : streptokokus β haemolitikus grup A,              pneumokokus, n. gonorrhoeae,c.diphtheria,          h. influenza
  • Virus    : rhinovirus, adenovirus, parainfluenza virus          dan coxsackie virus.

Manifes :

  • Demam tinggi
  • Nyeri tenggorokan
  • Sulit menelan
  • Suara serak
  • Tonsil membesar disertai eksudat putih-putih
  • Tonsil dan faring hiperemis

Kelenjar limfe di leher teraba dan nyeri bila ditekan

Diagnosa
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan penunjang

  • Pemeriksaan terhadap apus tenggorokan
  • Skrining terhadap bakteri streptokokus
  • Leukositosis

Terapi :

  • Faringitis yang disebabkan oleh bakteri :

    diberi penisilin, jika alergi penisilin beri eritromisin

  • Faringitis yang disebabkan oleh virus :

    beri aspiria, acetominopher untuk mengurangi rasa sakit dan nyeri pada tenggorokan

    dianjurkan istirahat di rumah, karena faringitis karena virus dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan

3.Croup (Laringotrakeobronkhitis)

Suatu grup penyakit heterogen yang mengenai laring,trakea, dan bronkhitis

Jenis :

  • Viral Croup : ada gejala prodoromal infeksi respiratorik (gejala obstruksi saluran respiratorik selama 3-5 hari)
  • Spasmodic Croup : ada faktor atopik, tanpa gejala prodromal. Pada anak-anak dpt terjadi obstruksi saluran nafas tiba-tiba selama beberapa saat
  • Epidemiologi : sering pada anak-anak usia 6 bulan – 6 tahun
  • Etiologi : human parainfluenza virus (HPIV 1,2,3,4), virus influenza A dan B, adenovirus, respiratory syncytial virus, virus campak
  • Patogenesa :
  • Infeksi pada nasofaringàmenyebar ke epitel trakea,laringàradang difus,eritema,edemaàmobilitas pita suara tergangguàsuara serak, turbulensi aliran udaraàstridoràretraksi dinding dadaàpasien lelahàhipoksiaàgagal nafas

Manifestasi Klinis :

Batuk menggonggong    Hidung berair

Suara serak            Disfagia

Stridor inspirasi        Demam

Demam            Malaise

Pemeriksaan :

  • Laboratorium : Leukositosis
  • Radiologi : gambaran udara steeple sign (menara)

Tatalaksana :

  • Inhalasi uap dingin untuk melembabkan saluran nafas, meringankan inflamasi, mengencerkan lendir
  • Epinefrin untuk menurunkan permeabilitas vaskular epitel bronkus dan trakea memperbaiki edema mukosa laring dan meningkatkan laju udara pernafasan
  • Kortikosteroid untuk mengurangi edema mukosa laring
  • Intubasi endotrakeal untuk mengatasi obstruksi nafas
  • Kombinasi oksigen dan helium untuk meningkatkan oksigenase darah
  • Antibiotik : sefalosporin generasi 2/3 untuk infeksi bakteri

4. Bronkitis

à Proses inflamasi yang mengenai trakea dan bronkus

Jenis :

a) Bronkitis Virus

Etiologi : rhinovirus, RSV, virus influenza, virus parainfluenza, adenovirus, paramyxovirus

b) Bronkitis Bakteri

Etiologi : Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae

Manifestasi Klinis :

Batuk kering (fase awal)    sakit tenggorokan

Hidung tersumbat        nyeri retrosternal

Pilek                gatal pada kulit

Sesak nafas            Sputum banyak

Terapi :

- Tirah baring

- Hindari udara dingin/ kering

- Obat batuk yang mengandung kodein/dekstrometorfan untuk batuk kering pada fase awal Antibiotika jika penyebabnya bakteri

5. Bronkiolitis

  • Penyakit IRA- bawah yang ditandai dengan adanya inflamasi pada bronkiolius
  • EPIDEMIOLOGI

    tersering pada bayi 2-24 bulan, puncak 2-8 bulan.

    95% dibawah 2 tahun, 75% dibawah 1 tahun

    sering pada laki-laki tidak dapat ASI dan lingkungan padat penduduk

  • ETIOLOGI

    umumnya oleh virus (95% RSV, sisanya adenovirus, influenza, rhinovirus, parainfluenza)

  • PATOFISIOLOGI

    Infeksi virus pada epitel bersilia bronkiolus menyebabkan respon inflamasi akut (udem, timbunan debris mati, dan sekresi mukus) diikuti inlfitrasi limfosit peribronkial dan edema submukosa.

    sedikit saja penebalan mukosa akan memberikan hambatan aliran udara yang besar, terutama pada bayi yg penampang saluran respiratori kecil.

Resistensi bronkiolus meningkat selama fase inspirasi

dan ekspirasi, tetapi karna radius saluran respiratori

kecil pada ekspirasi, maka terjadi air trapping dan

hiperinflasi.Proses ini akan mengganggu pertukaran gas

normal di paru, sehingga terjadi penurunan

kerjaventilasi paru -> ketidakseimbangan ventilasi

perfusi -> hipoksemia dan hipoksia jaringan.

  • MANIFESTASI KLINIS

    Mula-mula bayi menderita gejala ISPA atas ringan berupa pilek yang encer dan bersin. Gejala ini berlangsung beberapa hari, kadang-kadang disertai demam dan nafsu makan berkurang. Kemudian timbul distres nafas yang ditandai oleh batuk paroksismal, wheezing, sesak napas.

Bayi-bayi akan menjadi rewel, muntah serta sulit

makan dan minum.

- Bayi mengalami demam ringan atau tidak demam

sama sekali dan bahkan ada yang mengalami

hipotermi. 

- Terjadi distres nafas dengan frekuensi nafas lebih dari 60 kali permenit,kadang-kadang disertai sianosis, nadi juga biasanya meningkat.

- Terdapat nafas cuping hidung, penggunaan otot bantu pernafasan dan retraksi. Retraksi biasanya tidak dalam karena adanya hiperinflasi paru (terperangkapnya udara dalam paru). Terdapat ekspirasi yang memanjang , wheezing yang dapat terdengar dengan ataupun tanpa stetoskop, serta terdapat crackles. Hepar dan lien teraba akibat pendorongan diafragma karena tertekan oleh paru yang hiperinflasi. Sering terjadi hipoksia dengan saturasi oksigen <92% pada udara kamar.

  • DIAGNOSIS

    Kriteria bronkiolitis terdiri dari:

    (1) wheezing pertama kali,

    (2) umur 24 bulan atau kurang,

    (3) pemeriksaan fisik sesuai dengan gambaran infeksi virus misalnya batuk, pilek, demam dan

    (4) menyingkirkan pneumonia atau riwayat atopi yang dapat menyebabkan wheezing.

  • Untuk menilai kegawatan penderita dapat dipakai skor Respiratory Distress Assessment Instrument (RDAI), yang menilai distres napas berdasarkan 2 variabel respirasi yaitu wheezing dan retraksi. Bila skor lebih dari 15 dimasukkan kategori berat, bila skor kurang 3 dimasukkan dalam kategori ringan.Pulse oximetry merupakan alat yang tidak invasif dan berguna untuk menilai derajat keparahan penderita. Saturasi oksigen < 95% merupakan tanda terjadinya hipoksia dan merupakan indikasi untuk rawat inap. 
  • Tes laboratorium rutin tidak spesifik. Hitung lekosit biasanya normal.

Pada x-foto lateral, didapatkan diameter AP yang bertambah dan diafragma tertekan ke bawah. Pada pemeriksaan x-foto dada, dikatakan hyperaerated apabila kita mendapatkan: siluet jantung yang menyempit, jantung terangkat, diafragma lebih rendah dan mendatar, diameter anteroposterior dada bertambah, ruang retrosternal lebih lusen, iga horisontal, pembuluh darah paru tampak tersebar.

  • TATALAKSANA

    1. Terapi suportif: oksigenasi, pemberian cairan untuk mencegah dehidrasi, dan nutrisi yang adekuat.

    2. Bronkiolitis ringan biasanya bisa rawat jalan dan perlu diberikan cairan peroral yang adekuat. Bayi dengan bronkiolitis sedang sampai berat harus dirawat inap.

    3. Penderita resiko tinggi harus dirawat inap, diantaranya: berusia kurang dari 3 bulan, prematur, kelainan jantung, kelainan neurologi, penyakit paru kronis, defisiensi imun, distres napas. Tujuan perawatan di rumah sakit adalah terapi suportif, mencegah dan mengatasi komplikasi, atau bila diperlukan pemberian antivirus. 

Penanganan bronkiolitis:

    1. Cairan dan nutrisi: adekuat, tergantung kondisi penderita

    2. Oksigenasi dengan oksigen nasal atau masker, monitor dengan pulse oxymetry dan bila perlu dilakukan analisa gas darah. Bila ada tanda gagal napas diberikan bantuan ventilasi mekanik.

    3. Bronkodilator: nebulasi agonis beta2: salbutamol 0,1 mg/kg BB/dosis, diencerkan dengan cairan normal saline, diberikan 4 – 6 kali per-hari

4. Steroid, pada bronkiolitis berat: deksametason 0,1-0,2 mg/kg/dosis, IV

5. Antibiotika: penyakit berat, keadaan umum kurang baik, curiga infeksi sekunder

6. Digitalisasi: bila ada tanda payah jantung

6. PNEUMONIA

  • EPIDEMIOLOGI

    - 15-30%

    - Dominan pada pasien dengan 1/lebih penyakit dasar

    - sering pada lansia

  • ETIOLOGI

    - inhalasi bahan2 organik & anorganik

    - obat-obatan

    - mikroorganisme : bakteri, virus, fungi, protozoa

  • FAKTOR RISIKO

    - Usia >65 dan <5 tahun

    - penyakit kronik (ginjal, paru)

    - DM

    - Imunosupresi

    - ketergantungan alkohol

    - malnutrisi

    - ventilasi mekanik

    - lingkungan

    - pasca operasi

  • PATOFISIOLOGI

    infeksi dalam alveoli à membran paru meradang dan berlobang-lobang à cairan, eritrosit, leukosit keluar dari darah dan masuk ke dalam alveoli à infeksi menyebar dari alveolus ke alveolus à Daerah luas pada paru à konsolidasi (paru terisi cairan dan sisa2 sel)

    MANIFESTASI KLINIS

        stadium awal = proses penumonia dapat dilokalisasikan dengan baik hanya pada satu paru, disertai penurunan ventilasi alveolus, tetapi aliran darah melalui paru tetap normal

        

        mengakibatkan 2 kelainan utama pada paru:

        - penurunan luas permukaan total membran pernapasan

        - menurunkan rasi ventilasi-perfusi

                    

                            hipoksemia dan hiperkapnia

        

        darah yang mengalir melalui paru yang teraerasi menjadi 97% tersaturasi dengan O2, sedangkan yang mengalir melalui sisa paru tidak teraerasi hanya 60% tersaturasi dengan O2.


     


     

    saturasi rata-rata darah yang dipompakan jantung kiri ke aorta hanya sekitar 78%

    DIAGNOSIS

        1. ANAMNESIS

            a. Evaluasi faktor pasien

             - PPOK (h. influenzae)

             - kejang / tidak sadar

             - penurunan imunitas

            b. Lokasi infeksi

             - PK

             - PN

            c. Usia pasien

             - bayi (virus)

             - dewasa muda ( m. pneumoniae)

             - dewasa (s. pneumonia)

            d. Awitan

             - akut (s. pneumonia)

             - knronik (m. pneumonia)

        2. Pemeriksaan fisik

            a. Oleh virus : mialgia, malaise, batuk kering dan non produktif

            b. Klasik : demam, sesak napas, tanda konsolidasi paru

    PEMERIKSAAN PENUNJANG

            a. Radiologis

             - lesi berupa kavitasi air fluid level sugestif

            b. Labor

             - leukositosis (bakteri)

             - normal / rendah (virus/mikoplasma/ pada infeksi berat)

             - faal hati mungkin terganggu

            c. Bakteriologis

             - ambilan sputum, darah, aspirasi naso trakeal, bronkoskopi,

    biopsi)


     


     

  1. COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA
  • EPIDEMIOLOGI

        Insidensi tahunan : 5-11 kasus per 1000

        15-45% perlu dirawat di RS

        Insidensi paling tinggi pada pasien yg sangat muda dan lansia

        mortalitas : 5-12% pada pasien dirawat di RS

                 25-50% pada pasien ICU

  • Manifestasi klinis

        1. gejala umum : malaise, demam, kaku otot, mialgia

        2. gejala spesifik pada toraks : dispnea, pleuritis, batuk, hemoptisis

        3. sianosis, takikardi, takipnea, dengan pekak fokal, pernapasan bronkial, rub pleuritik pada pemeriksaan torak

        4. pada pasien muda / tua / pneumonia atipikal (mycoplasma) : gambaran nonrespirasi dapat menonjol (konfusi, diare, ruam)

  • PEMERIKSAAN PENUNJANG

        1. Tes darah rutin : hitung sel leukosit, protein reaktif C, hemolisis dan aglutinin, tes fungsi hati abnormal

        2. Gas darah : identifikasi gagal napas

        3. Mikrobiologi : kultur darah pada kasus yang berat

        4. Radiologi : foto toraks dan CT Scan

  • PENILAIAN KEPARAHAN

        1. Klinis : usia >60 tahun, laju respirasi >30/menit, TD diastolik <60mm Hg, fibrilasi atrial, konfusi

        2. Labor : urea > 7mmol/L, albumin <35g/L, hipoksemia, leukopenia, bakteremia

  • PENATALAKSANAAN

        1. Tindakan suportif

            - O2 untuk mempertahankan PaO2 >8 kPa

            - Resusitasi cairan IV untuk memastikan stabilitas hemodinamik

            - Bantuan ventilasi

            - Fisioterapi dan bronkoskopi untuk membantu bersihan sputum

        2. Terapi antibiotik awal

            - Pasien yang tidak dirawat di RS : respon terhadap terapi oral dengan

    amoxicilin / makrolid baru

            - Pasien dirawat di RS : terapi awal harus mencakup organisme

    atipikal dan s. pneumonia dengan makrolid IV + betalaktam /

    fluorokuinolon

  1. HOSPITAL ACQUIRED PNEUMONIA
  • EPIDEMIOLOGI

        Insidensi : 5-10 kasus per 1000 org yang keluar RS

        Paling tinggi terjadi di bangsal bedah dan ICU

        mortalitas : 30-70%

  • PATOGENESIS

        Aspirasi bahan orofaring, kebocoran melalui mulut sal. Endotrakeal, inhalasi


     


     

        Patogen masuk ke trakea


     

        Konsolidasi setelah dapat melewati mekanisme pertahanan tubuh


     


     

        Proses infeksi         Onset dini (terjadi dalam 4 hari pertama)

                
     

    Onset lambat (>4 hari)

  • MANIFESTASI KLINIS

        - infiltrat radiografis baru terjadi dengan gejala yang menunjukkan infeksi (demam >38C, sputum purulen, leukositosis, hipoksemia)

        - tes diagnostik (sensitivitas antibodi) = hitung darah lengkap, gas darah, serologi, kultur darah, aspirasi efusi pleura

  • TERAPI

        1. suportif

        2. antibiotik

            - onset dini : spektrum sempit (seftriakson, fluorokuinolon)

            - onset lambat : spektrum luas (sefalosporin, antipseudomonas)


     


     

                

tweets

temen-temen

translate it

Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian
Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by
Grab this widget